Connect With Us

Jazuli Juwaini Beberkan Perjuangan Fraksi PKS di Parlemen

Muhamad Heru | Minggu, 9 Februari 2020 | 23:25

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini. (TangerangNews / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini membeberkan perjuangan Fraksi PKS di parlemen dalam membela kepentingan rakyat dan memperbaiki moralitas bangsa.

“Kehadiran PKS Didorong rasa tanggung jawab untuk memperbaiki moralitas anak bangsa. Karena itu sejak berdirinya sampai sekarang, seluruh yang bertentangan dengan moralitas agama, moralitas Pancasila, Fraksi PKS selalu lantang menolak dan mengusirnya,” ujarnya dihadapan 150 peserta saat menjadi pembicara utama dalam acara Training Orientasi Partai (TOP) di Aula Sekretariat DPD PKS Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Minggu (9/2/2020).

Kegiatan Training Orientasi Partai (TOP) di Aula Sekretariat DPD PKS Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Minggu (9/2/2020).

Dalam kegiatan yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Tangerang itu, Jazuli menjelaskan, Fraksi PKS paling lantang menolak LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender) yang bertentangan dengan agama, Pancasila dan moralitas anak bangsa.

“LGBT kita tolak dilegalkan di Indonesia. Kenapa? Karena ini bertentangan dengan agama dan Pancasila. Cukup umat Nabi Luth dibinasakan oleh Allah SWT karena penyimpangan perilaku seksualnya,” tegas Jazuli.

"Karena itu, selama ada Partai Keadilan Sejahtera, selama itu pula kita akan tentang seluruh yang bertentangan dengan moralitas anak bangsa," lanjutnya.

Jazuli juga menyampaikan bahwa Fraksi PKS memperjuangkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Ulama, sebagai bentuk upaya pembelaan kepada para ulama dari penistaan.

“Republik Indonesia ini lahir sebagian besar atas perjuangan para ulama dan santri. Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, Ahmad Dahlan, mereka semua ulama yang lahir sebelum Republik ini untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik ini. Karena itu kita tidak akan biarkan ada ulama dan santri yang dinistakan di Republik ini,” katanya.

Selain itu, saat ada pihak yang berupaya mengoyak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menurut Jazuli, Fraksi PKS paling terdepan dalam bersuara dan membela NKRI.

“Ketika ada pihak yang mencoba mencabik-cabik Republik Indonesia ini, maka kita paling depan membela NKRI,” kata Jazuli Juwaini, Anggota DPR RI yang mewakili Daerah Pemilihan Banten I (Kabupaten Serang dan Kota Serang) ini.

Para peserta TOP yang mendengarkan paparan Jazuli Juwaini berasal dari berbagai latar belakang warga di Kabupaten Tangerang. Ada dari para tokoh dan alim ulama, serta pimpinan pondok pesantren dan lainnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Cegah Kecanduan Gadget, Pemkab Tangerang Terbitkan Edaran Pengawasan Anak saat Libur Sekolah

Cegah Kecanduan Gadget, Pemkab Tangerang Terbitkan Edaran Pengawasan Anak saat Libur Sekolah

Rabu, 1 Juli 2026 | 15:55

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang meminta orang tua siswa untuk memperketat pengawasan anak selama periode libur sekolah.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill