Connect With Us

Tidak Mau Dicerai, Istri Muda di Pagedangan Gantung diri

Denny Bagus Irawan | Kamis, 22 Juli 2010 | 10:38

Ilustrasi bunuh diri. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Diduga karena merasa tidak tahan ingin dicerai suaminya, Anah Sukasnah, 41, warga perumahan Medang Lestari, RT 01/07, Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang akhirnya nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah kontrakannya.
 
Saat ditemukan, leher korban terjerat tali tambang yang diikatkan dilangit-langit ruang rengah kotrakan. Jasad Anah ditemukan pertama kali oleh pemilik kontrakan, Manoy, 63, pada Kamis (22/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelumnya, Manoy merasa curiga dengan Anah yang biasanya tiap pagi keluar kontrakan untuk menyapu halaman, namun kali ini tidak.
 
Manoy kemudian menyambangi kontrakan Anah dan memanggilnya sambil melihat kedalam rumah lewat jedela. Tapi tetap tidak ada jawaban. Ia pu menyuruh anak lelakinya untuk membuka pintu rumah Ana dengan menggunakan kunci cadangan. Saat berhasil masuk, Manoy dan anaknya langsung menjerit kaget melihat Anah menggantung di ruang tengah dengan kondisi  sudah tak bernyawa.
 

 
Menurut Manoy, kematian korban itu diduga karena ia putus asa lantaran ingin dicerai suaminya bernama Maman, 45, setelah beberapa hari sebelumnya, pasangan suami istri ini sempat ribut.
 
“Anah memang pernah cerita akan dicerai karena suka mengeluh suaminya lebih sering pulang ke rumah istri tuanya,” katanya, Kamis (22/7).
 
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangerang Kabupaten Kompol Arif Setiawan membenarkan adanya peristiwa mengenai tewasnya Anah dengan cara gantung diri. Menurutnya, dari hasil olah TKP, korban dipastikan tewas gantug diri karena tidak ditemukan adanya tindak kekerasan. “Ini murni gantung diri“ kata Arif.(rangga)
BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

BANTEN
Dorong Budaya Energi Bersih, Pegawai PLN Banten Ngantor Pakai Kendaraan Listrik

Dorong Budaya Energi Bersih, Pegawai PLN Banten Ngantor Pakai Kendaraan Listrik

Senin, 20 April 2026 | 07:17

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten menjalankan budaya penggunaan energi ramah lingkungan melalui program Clean Energy Day.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill