KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kecamatan Curug melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2020, di Aula Kantor Kecamatan setempat, Kamis (13/2/2020) sore.
Camat Curug Supriyadi mengatakan ia lebih membuka para peserta Musrenbang agar lebih memahami prioritas program yang harus direalisasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Permasalahan itu diantaranya banjir, kemacetan lalu lintas dan sarana pendidikan yang masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat, serta pemberdayaan masyarakat.

Sementara, kebutuhan pembangunan sarana gedung SMK, penataan lalulintas seperti pembangunan underpass Bitung, pelebaran jalan, serta normalisasi saluran-saluran air di beberapa wilayah seperti di Kelurahan Binong dan Desa Kadu, karena dua wilayah tersebut kerap dilanda banjir.
"Saya menggugah ayo kita semua jangan patah semangat, jangan berhenti berusaha. bahwa tindakan kita sangat dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan ini," tuturnya.

Sementara itu anggota DPRD Dapil 5 Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rispanel Arya mengatakan usulan program pembangunan yang menjadi prioritas Kecamatan Curug akan diperjuangkannya.
“Anggota Dewan Dapil 5 ini kami sepakat akan fokus kepada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana bagi kepentingan masyarakat,” kata dia. (RMI/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews