Connect With Us

50 Tahun, Rata-rata Usia Pasien Meninggal Akibat COVID-19 di Kabupaten Tangerang

Mohamad Romli | Senin, 13 April 2020 | 20:36

Wilayah Kabupaten Tangerang melalui GPS. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Hingga Senin (13/4/2020), kematian dalam kasus virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Tangerang mencapai 17 orang. Jumlah tersebut didominasi pasien dalam pengawasan (PDP).

Dilansir TangerangNews dari laman situs info corona Pemprov Banten, https://infocorona.bantenprov.go.id/, pukul 20.00 WIB. PDP yang meninggal sudah sebanyak 15 orang. Sementara pasien terkonfirmasi positif masih tetap dalam sepekan terakhir, yaitu dua orang.

Penambahan jumlah terjadi sejak kemarin, Minggu (12/4/2020), yaitu dua orang serta hari ini sebanyak dua orang.

Data berbeda dirilis situs Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Pemerintah Kabupaten Tangerang, http://covid19.tangerangkab.go.id/, untuk kasus pasien positif yang meninggal, yaitu sebanyak tiga orang. Sehingga kasus kematian karena COVID-19 telah mencapai 18 orang. 

Dikonfirmasi TangerangNews, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, semestinya jumlah yang meninggal adalah 18 orang.

“Kami sudah tanya ke Provinsi Banten, tapi belum dijawab. Belum di-update (jumlah pasien positif yang meninggal),” ujar Hendra.

Sementara, berdasarkan usia, pasien yang meninggal dalam kasus COVID-19 ini, rata-rata mereka yang daya tahan tubuhnya telah melemah dan disertai penyakit penyerta.

“Rata-rata usia 50 tahun,” tambah Hendra.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, hingga hari ini, sudah terjadi 489 kasus dengan rincian 44 positif (satu sembuh, tiga meninggal, 40 masih dirawat), 109 PDP (18 sembuh, 15 meninggal, 76 masih dalam pengawasan) dan 336 orang dalam pemantauan/ODP (174 sembuh, 162 masih dipantau).(RMI/HRU)

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill