Connect With Us

275 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Terdampak COVID-19

Mohamad Romli | Senin, 13 April 2020 | 17:14

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (TangerangNews / Mohamad Romli)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyebut, 275 ribu warga Kabupaten Tangerang terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19. Jumlah warga tersebut pun akan menerima bantuan.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar sebagai jaring pengaman sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan itu. Selain dari APBD, bantuan juga berasal dari Pemerintah Provinsi Banten dan Pusat.

Bantuan itu sebesar Rp600 ribu per bulan untuk tiap kepala keluarga (KK). Bantuan yang akan disalurkan langsung ke nomor rekening bank warga terdampak selama tiga bulan.

Zaki menekankan, warga yang menerima bantuan yang bersumber dari APBD adalah mereka yang belum menerima bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Banten.

“Yang mendapatkan jaring pengaman sosial adalah warga yang terdampak, di luar warga yang sudah terdaftar di PKH (program keluarga harapan), di luar warga yang sudah terdaftar di bantuan non tunai dan (selain) warga yang sudah terdaftar di program-program bantuan lain, baik dari Pemprov Banten maupun Pusat,” terang Zaki saat memberikan keterangan kepada wartawan melalui video konferensi, Senin (13/4/2020).

“Jadi ini warga baru yang rawan miskin,” sambungnya.

Selanjutnya, lanjut Zaki, dari data ratusan ribu warga terdampak itu, pihaknya akan melakukan penelusuran langsung sampai ke tingkat rukun tetangga (RT), RW dan diketahui Lurah/Kepala Desa.

Sementara berdasarkan jumlah kepala keluarga, Zaki menyebut jumlah warga terdampak sebanyak 83.333 KK .

“Kita sedang menunggu bantuan juga dari Pemprov Banten dan Pusat,” katanya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Bahar bin Smith Aniaya Banser di Tangerang

Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Bahar bin Smith Aniaya Banser di Tangerang

Selasa, 3 Februari 2026 | 16:02

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdullah atau yang akrab disapa Gus Abduh, angkat bicara terkait penetapan Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser Kota Tangerang.

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill