Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyebut, 275 ribu warga Kabupaten Tangerang terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19. Jumlah warga tersebut pun akan menerima bantuan.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar sebagai jaring pengaman sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan itu. Selain dari APBD, bantuan juga berasal dari Pemerintah Provinsi Banten dan Pusat.
Bantuan itu sebesar Rp600 ribu per bulan untuk tiap kepala keluarga (KK). Bantuan yang akan disalurkan langsung ke nomor rekening bank warga terdampak selama tiga bulan.
Zaki menekankan, warga yang menerima bantuan yang bersumber dari APBD adalah mereka yang belum menerima bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Banten.
“Yang mendapatkan jaring pengaman sosial adalah warga yang terdampak, di luar warga yang sudah terdaftar di PKH (program keluarga harapan), di luar warga yang sudah terdaftar di bantuan non tunai dan (selain) warga yang sudah terdaftar di program-program bantuan lain, baik dari Pemprov Banten maupun Pusat,” terang Zaki saat memberikan keterangan kepada wartawan melalui video konferensi, Senin (13/4/2020).
“Jadi ini warga baru yang rawan miskin,” sambungnya.
Selanjutnya, lanjut Zaki, dari data ratusan ribu warga terdampak itu, pihaknya akan melakukan penelusuran langsung sampai ke tingkat rukun tetangga (RT), RW dan diketahui Lurah/Kepala Desa.
Sementara berdasarkan jumlah kepala keluarga, Zaki menyebut jumlah warga terdampak sebanyak 83.333 KK .
“Kita sedang menunggu bantuan juga dari Pemprov Banten dan Pusat,” katanya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGBerdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews