8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang
Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TANGERANGNEWS.com-Merebaknya penyebaran COVID-19 di Indonesia sejak bulan lalu, membuat tenaga medis selaku garda terdepan bekerja lebih keras.
Selain itu, PSBB yang diberlakukan di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Raya sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Mereka pun membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.
Melihat kondisi tersebut, Universitas Pramita Indonesia ikut andil melawan COVID-19 dengan melakukan penggalangan dana hingga pendistribusian bantuan, seperti alat kesehatan untuk tenaga medis dan sembako untuk masyarakat di Tangerang Raya. Hal ini juga sebagai implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi.
Dalam melakukan aksi sosial ini, Universitas Pramita Indonesia membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bersama dengan LPPM UNPRI, MIPI, PII, ILMI, Forum Alumni IP, Forum Alumni Teknik, dan Forum Alumni Ekonomi.
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Dr. Ednawan Prihana mengatakan, aksi sosial yang dilakukan berupa menggalang bantuan dengan target Rp300 juta, untuk disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD). Lalu, didistribusikan kepada tenaga medis di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk sembako bagi masyarakat sekitar yang secara ekonomi terdampak pandemi COVID-19,” jelasnya, Senin (20/4/2020).
Dalam penggalangan dana ini, kata Ednawan, calon partisipan bisa langsung berdonasi melalui platform kitabisa.com dan juga melalui rekening BNI-0568903755 atas nama Universitas Pramita Indonesia, sampai dengan bulan Juni 2020.
"Ini adalah momen yang tepat bagi seluruh akademisi dan masyarakat untuk saling membantu sesama. Karena kita kuat jika bersama dalam usaha melawan COVID-19," ujarnya. (RAZ/RAC)
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews