Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Merebaknya penyebaran COVID-19 di Indonesia sejak bulan lalu, membuat tenaga medis selaku garda terdepan bekerja lebih keras.
Selain itu, PSBB yang diberlakukan di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Raya sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Mereka pun membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.
Melihat kondisi tersebut, Universitas Pramita Indonesia ikut andil melawan COVID-19 dengan melakukan penggalangan dana hingga pendistribusian bantuan, seperti alat kesehatan untuk tenaga medis dan sembako untuk masyarakat di Tangerang Raya. Hal ini juga sebagai implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi.
Dalam melakukan aksi sosial ini, Universitas Pramita Indonesia membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bersama dengan LPPM UNPRI, MIPI, PII, ILMI, Forum Alumni IP, Forum Alumni Teknik, dan Forum Alumni Ekonomi.
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Dr. Ednawan Prihana mengatakan, aksi sosial yang dilakukan berupa menggalang bantuan dengan target Rp300 juta, untuk disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD). Lalu, didistribusikan kepada tenaga medis di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk sembako bagi masyarakat sekitar yang secara ekonomi terdampak pandemi COVID-19,” jelasnya, Senin (20/4/2020).
Dalam penggalangan dana ini, kata Ednawan, calon partisipan bisa langsung berdonasi melalui platform kitabisa.com dan juga melalui rekening BNI-0568903755 atas nama Universitas Pramita Indonesia, sampai dengan bulan Juni 2020.
"Ini adalah momen yang tepat bagi seluruh akademisi dan masyarakat untuk saling membantu sesama. Karena kita kuat jika bersama dalam usaha melawan COVID-19," ujarnya. (RAZ/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews