Connect With Us

Universitas Pramita Indonesia Galang Donasi Penanganan COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 April 2020 | 17:47

Universitas Pramita Indonesia membuka penggalangan donasi untuk penanganan COVID-19, Senin (20/4/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Merebaknya penyebaran COVID-19 di Indonesia sejak bulan lalu, membuat tenaga medis selaku garda terdepan bekerja lebih keras.

Selain itu, PSBB yang diberlakukan di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Raya sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Mereka pun membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.

Melihat kondisi tersebut, Universitas Pramita Indonesia ikut andil melawan COVID-19 dengan melakukan penggalangan dana hingga pendistribusian bantuan, seperti alat kesehatan untuk tenaga medis dan sembako untuk masyarakat di Tangerang Raya. Hal ini juga sebagai implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi.

Dalam melakukan aksi sosial ini, Universitas Pramita Indonesia membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bersama dengan LPPM UNPRI, MIPI, PII, ILMI, Forum Alumni IP, Forum Alumni Teknik, dan Forum Alumni Ekonomi.

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Dr. Ednawan Prihana mengatakan, aksi sosial yang dilakukan berupa menggalang bantuan dengan target Rp300 juta, untuk disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD). Lalu, didistribusikan kepada tenaga medis di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk sembako bagi masyarakat sekitar yang secara ekonomi terdampak pandemi COVID-19,” jelasnya, Senin (20/4/2020).

Dalam penggalangan dana ini, kata Ednawan, calon partisipan bisa langsung berdonasi melalui platform kitabisa.com dan juga melalui rekening BNI-0568903755 atas nama Universitas Pramita Indonesia, sampai dengan bulan Juni 2020. 

"Ini adalah momen yang tepat bagi seluruh akademisi dan masyarakat untuk saling membantu sesama. Karena kita kuat jika bersama dalam usaha melawan COVID-19," ujarnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill