Connect With Us

Hilang di Teluk Jakarta, Pemancing Ditemukan Tewas di Tanjung Pasir

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:51

Tim SAR gabungan mengangkat jenazah Darsun, 42, pemancing yang hilang setelah kapal kayu yang ditumpanginya tenggelam di pesisir Pantai Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/6/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemancing yang hilang di Perairan Teluk Jakarta karena kapal kayu yang ditumpanginya tenggelam, akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan, Selasa (23/6/2020), sekitar pukul 11.45 WIB.

Korban bernama Darsun, 42, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada radius 4,7 NM (NauticaMiles) dari lokasi kejadian, tepatnya di pesisir Pantai Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

"Berkat sinergitas tim SAR gabungan yang sudah secara maksimal melakukan upaya pencarian, akhirnya korban kita temukan siang ini, dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Tangerang.

Tim SAR gabungan mengangkat jenazah Darsun, 42, pemancing yang hilang setelah kapal kayu yang ditumpanginya tenggelam di pesisir Pantai Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/6/2020).

Hendra juga mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban atas kejadian tersebut. Dia berharap agar seluruh pengguna alat transportasi laut untuk tetap memperhatikan prosedur keselamatan.

"Apabila sedang berlayar misalnya, selalu menggunakan atau membawa life jacket," katanya.

Tim SAR gabungan mengangkat jenazah Darsun, 42, pemancing yang hilang setelah kapal kayu yang ditumpanginya tenggelam di pesisir Pantai Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/6/2020).

Dalam pencarian korban, Tim SAR gabungan yang diterjunkan terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Ditpolair Polda Metro Jaya, Polsek Teluk Naga, Babinsa Teluknaga, Kecamatan Teluk Naga, SAR MTA dan nelayan setempat.

Pencarian dimulai dengan penyisiran baik melalui jalur laut maupun pesisir pantai yang dicurigai adanya tanda-tanda korban, hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga.

Darsun, 42, sendiri merupakan salah satu dari penumpang kapal kayu yang tenggelam akibat mengalami kebocoran di Perairan Teluk Jakarta, tepatnya 1 NM dari Pulau Ayer, pada Minggu (21/6/2020).

Kapal kayu tersebut berangkat dari dermaga Kali Adem menuju Pulau Ayer untuk melakukan kegiatan memancing dengan Passenger On Board (POB) berjumlah lima orang.

Empat orang diantaranya berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat dan Ditpolair Polda Metro Jaya. Mereka yakni Alex, 35, Edom, 50, Hendra, 35, dan Riyanto, 42.

Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh personil kembali ke kesatuannya masing-masing. (RAZ/RAC)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill