Connect With Us

Gudang Bumbu Makanan Kosambi Digerebek

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 3 September 2010 | 20:05

Garis Polisi (tangerangnews / dira)

 
 
TANGERANGNEWS.com-Sebuah gudang penyimpanan bumbu dapur di kawasan pergudangan Kosambi, Kabupaten Tangerang, digerebek polisi. Sebabnya, bumbu dapur berupa merica dan ketumbar itu diduga mengandung kaporit, senyawa kimia yang biasa digunakan untuk menjernihkan air.
 
"Bumbu-bumbu tersebut dicuci menggunakan kaporit agar lebih putih warnanya," kata Kepala Satuan Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Sandy Nugroho, kepada wartawan di ruangannya, hari ini.

Adapun barang bukti yang disita dari lokasi berupa 207 karung ketumbar dan 49 karung merica. Sementara pemilik berinisial UDM itu tidak ditahan karena polisi belum menemukan pasal pidananya. "Dan karena kita masih harus memeriksa dulu ketumbar dan merica tersebut apakah mengandung kaporit atau tidak," jelasnya.
 



Pengungkapan itu sendiri berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui aktivitas di gudang tersebut. "Menurut informasi masyarakat, bumbu dapur itu dicuci menggunakan bahan kimia kaporit H2O2," katanya

Sandy mengatakan, kaporit sendiri tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu. "Masih bisa dikonsumsi dalam jumlah tertentu," ungkapnya. Namun, untuk kasus ini, polisi belum mengetahui berapa kadar kaporit yang digunakan untuk mencampur bumbu tersebut. "Makanya kita periksa dulu di lab," katanya.

Sandy mengungkapkan, ketumbar dan merica yang memiliki warna putih lebih diminati masyarakat. "Menurut pemilik, masyarakat lebih menyukai yang warnanya putih," katanya.(dtk/dira)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill