Connect With Us

Perempuan Korban yang digrebek warga baru sebulan Ngontrak di Cikupa

Mohamad Romli | Selasa, 14 November 2017 | 14:30

Di tandai garis Polisi lokasi TKP Dua Sejoli Kepergok Mesum di Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pintu kamar kontrakan tempat M, 20, perempuan yang menjadi korban penggerebkan dan penganiayaan oleh sejumlah orang karena dituduh berbuat mesum dengan kekasihnya R, 28, dipasangi garis polisi.

Pantauan TangerangNews.com, Selasa (14/11/2017), posisi kontrakan tersebut menghadap ke arah utara persis didepan jalan gang kecil. Sementara didepannya adalah sebuah kebun milik warga.

Kontrakan bercat warna krem tersebut hanya ada empat kamar, korban mengisi kamar paling ujung dari arah timur.

Suasana kontrakan tersebut pun tampak sepi, karena penghuninya tengah bekerja, hanya ada Hari, penghuni kamar paling ujung dari arah barat.

Kepada awak media, Hari menceritakan saat terjadi peristiwa memilukan pada Sabtu, (12/11/2017) sekitar pukul 23.00 WIB itu dirinya tengah tertidur pulas. Sehingga ia tidak mengetahui secara persis kejadian tersebut.

Saat ditanya sejauh mana ia mengenal korban, Hari menjawab tidak begitu mengenalnya, karena korban belum lama mengontrak dilokasi tersebut.

"Baru sekitar empat minggu ngontrak disini, jadi saya belum kenal," ujarnya.

Korban sendiri, lanjut Hari, baru ada dikontrakan saat petang, karena pada siang hari, korban bekerja disalah satu pabrik tak jauh dari lokasi tersebut.

"Kalau siang kerja, jadi hanya malam ada dikontrakan," tambahnya.

Informasi serupa dikatakan Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif saat memberikan keterangan kepada awak media dilokasi.

"Korban baru sekitar sebulan ngontrak di sini," katanya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Momentum HUT ke-9, IFBEC DPD Banten Dorong Kolaborasi Industri Hospitality dan UMKM

Momentum HUT ke-9, IFBEC DPD Banten Dorong Kolaborasi Industri Hospitality dan UMKM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:45

Momentum HUT ke-9, IFBEC DPD Banten Dorong Kolaborasi Industri Hospitality dan UMKM

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill