Connect With Us

Korban Penganiayaan di Cikupa akan Didampingi Psikiater

Mohamad Romli | Senin, 13 November 2017 | 17:00

Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif memberikan konseling awal kepada kedua korban diruang kerjanya, Senin (13/11/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pasca mengalami kasus penganiayaan oleh sejumlah warga di Cikupa, Polresta Tangerang akan memberikan pendampingan kejiwaan kepada korban agar tidak mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. 

Demikian dikatakan Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif kepada TangerangNews.com diruang kerjanya di Mapolresta Tangerang, Senin (13/11/2017).

"Kami akan berikan konseling kepada kedua korban agar tidak mengalami trauma," ujarnya. 

Ditambahkan Sabilul, pasca peristiwa memilukan tersebut, kedua korban mengalami guncangan kejiwaan. Karena selain diduga mendapatkan tindakan kekerasan fisik, korban juga dipermalukan dengan difoto dan direkam menggunakan telepon seluler. Bahkan hasil rekaman tersebut diunggah seseorang ke media sosial yang akhirnya menjadi viral.

"Kami sangat memahami kondisi kejiwaan korban, makanya kami bergerak cepat agar korban tidak mengalami trauma mendalam," tambahnya.

Sabilul kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, karena segala akibat dari perbuatan tersebut berdampak secara hukum. 

"Saya tegaskan, jangan pernah main hakim sendiri, karena negara ini negara hukum," tukasnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40

Sejumlah komoditas pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat menjadi barang yang paling banyak dibeli melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sepanjang 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill