Connect With Us

Rampok Rumah Bidan di Rajeg Tangerang, Pekerja Proyek Ini Ngaku Buat Beli Sabu

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 5 Februari 2021 | 10:41

Ilustrasi perampokan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pekerja proyek berinisial MH, 30, nekat merampok seorang Bidan di Desa Rancabango, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Alasannya ternyata untuk membeli narkotika jenis sabu.

Aksi itu terjadi pada Rabu (3/2/2021) dini hari, saat korban tertidur. Namun ketika pelaku berhasil masuk ke kamar korban, tiba-tiba korban terbangun. Sontak korban kaget melihat pelaku MH sudah berada di dalam kamarnya.

"Saat korban membuka mata, pelaku sudah menempelkan senjata tajam jenis golok ke leher korban," jelas Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, seperti dilansir dari Merdeka, Jumat (5/2/2021).

Korban yang ketakutan sempat berusaha membela diri hingga mengalami beberapa luka di leher, tangan dan siku. Pelaku pun menggasak tas korban berisi uang sebesar Rp1.280.000 dan langsung melarikan diri.

"Setelah pelaku kabur, korban berteriak meminta pertolongan ke warga sekitar," papar Wahyu 

Setelah peristiwa tersebut, korban ditemani beberapa kerabat melaporkannya ke Polsek Rajeg hari itu juga.

Jajaran Unit Reskrim kemudian segera melakukan penyelidikan. Setelah mendapat beberapa petunjuk dan keterangan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku.

Dari keterangan yang didapat polisi, tersangka diketahui bekerja di sebuah proyek konstruksi di daerah Cakung, Jakarta Timur.

Saat itu juga, polisi langsung bergerak ke lokasi proyek. Tak sampai 24 jam, petugas langsung menciduk pelaku pada sore harinya.

Pelaku kemudian menunjukkan lokasi dibuangnya barang bukti golok ke semak-semak di Kampung Cipaniis, Desa Rancabango, Kecamatan Rajeg atau sekira 1 kilo meter dari kediaman korban.

Selain itu, polisi juga melakukan penggeledahan terhadap tas pelaku guna mencari barang bukti lain yakni sisa uang korban.

"Di dalam tas milik pelaku kemudian Polisi mendapati sisa uang korban dan dua paket diduga narkotika jenis sabu," kata Wahyu.

Kepada polisi, tersangka mengakui uang hasil kejahatan dibelikan sabu di daerah Jakarta.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sebilah golok, dompet korban, tas pelaku, sisa uang korban sebesar Rp349.000 dan narkoba jenis sabu.

"Saat ini tersangka menjalani pemeriksaan intensif. Guna menggali keterangan terkait kejahatan pencurian dan kepemilikan narkoba," ucap Wahyu. (RAZ/RAC)

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill