Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria mengakhiri hidupnya dengan mengerikan di Hotel Horison Grand Serpong, Kebon Nanas, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Pria yang diketahui bernama Himawan Soedijono berusia 42 tahun itu ditemukan tewas setelah diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 19 hotel.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, korban asal Yogyakarta ini ditemukan tewas pada Minggu (14/3/2021) pukul 14.30 WIB. "Dugaan sementara korban meninggal bunuh diri loncat dari lantai 19 kamar 1906," ungkapnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Senin (15/3/2021).
Menurutnya, sekuriti hotel tiba-tiba mendengar suara seperti benda jatuh di lobby tower B hotel. Lalu, ketika dihampiri ternyata terdapat korban tergeletak dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban check-in di hotel tersebut pada Sabtu 13 Maret 2021 pukul 13.30 WIB," ungkapnya. Korban tewas dengan luka mengenaskan seperti patah tulang pada bagian tubuhnya. Belum diketahui motif korban melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari lantai 19 apartemen atau hotel itu.
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TODAY TAGMenyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mengambil tindakan kedisiplinan yang tegas kepada oknum pegawainya yang merugikan pelanggaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews