Connect With Us

Terungkap, ini Pemicu Pemuda di Serpong Bunuh Diri

Rachman Deniansyah | Kamis, 18 Juni 2020 | 17:43

Seorang pria ditemukan tewas tergeletak berlumuran darah, Tangerang Selatan, Kamis (18/6/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial MA, ditemukan tak bernyawa dikediamannya, di Gang Masjid, Buaran, Serpong Tangerang Selatan dengan kondisi berlumuran darah, Kamis (18/6/2020).

Teka-teki kematian korban yang kondisi urat nadi lengan kirinya putus dan terluka pada bagian leher itu pun terungkap.

Pihak kepolisian Polsek Serpong telah menggali keterangan dari beberapa orang saksi. Berbekal petunjuk di lokasi, peristiwa itu disimpulkan tindakan bunuh diri.

Di lokasi, ditemukan juga barang bukti pisau cutter yang diduga digunakan korban untuk menganiaya dirinya sendiri tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Luthfi membenarkan, korban frustasi akibat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari tempat kerjanya.

Baca Juga :

"Iya informasinya seperti itu, (korban) habis dipecat," singkat Luthfi saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2020).

Keterangan serupa disampaikan kakak korban, Febriana, 35. Korban baru sepekan kehilangan pekerjaan. Sebelumnya, korban adalah seorang office boy (OB) di salah satu apartemen di wilayah Serpong itu.

"Namanya juga anak laki-laki, mungkin dipendam kali. Dia belum sempat cerita, dia gimana dan kenapa," katanya. 

"Seharusnya kontrak kerja dia itu habisnya Desember. Tapi ada surat pemberhentian. Katanya ada yang enggak suka sama dia," sambungnya.

"Dan nangis terus. Saya enggak nanya banyak, soalnya dia sedang terpuruk. Seperti putus asa. Dia murung terus. Paling duduk di bangku luar," tuturnya.

Tindakan nekat adiknya itu membuat Perbuatan Febriana syok. Bahkan, ia sempat pingsan.

"Tadi saya keluar beli sarapan sama nganterin sanyo (mesin penyedot air) ke pondok benda sekitar satu jam-an. Pulang-pulang orang pada teriakan, sudah banyak orang. Saya enggak berani lihat," katanya. 

"Sekarang almarhum di rumah sakit. Dari tadi saya pingsan. Cuma anak tiri saya dan suami saya yang dibawa untuk (menjadi) saksi," pungkasnya. (RMI/RAC)

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill