Connect With Us

Uang Nasabah di Cikupa Diduga Ditilep Rp5,6 Miliar, Ini Tindakan Bank BJB

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 Juni 2021 | 10:24

Korban pembobolan rekening tabungan saat menunjukan buku tabunganya serta bersama kuasa hukumnya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Bank Bjb menanggapi berita yang dimuat pada beberapa laman media daring di wilayah Banten terkait dugaan pembobolan simpanan nasabah Bank bjb KCP Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Dengan ini, Bank bjb menyatakan bahwa perusahaan selalu melaksanakan dan memberikan layanan perbankan termasuk pengeloaan simpanan nasabah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Seluruh aspek layanan keuangan yang diberikan Bank bjb senantiasa berpegangan pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta mengedepankan prinsip tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Oleh karenanya, sebagai bagian dari komitmen perwujudan kenyamanan nasabah, Bank bjb sangat terbuka terhadap bentuk-bentuk penyampaian aspirasi maupun aduan yang dilayangkan nasabah. 

Aspirasi, kritik, aduan ataupun saran dapat disampaikan melalui channel resmi perusahaan. Meliputi layanan bjb Call 14049, email bjb Care [email protected], juga pelayanan di kantor cabang terkait.

"Kami akan memproses aduan tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku. Termasuk di dalamnya adalah proses crosscheck dari kedua belah pihak agar dapat diselesaikan dengan baik" ungkap Pemimpin Divisi Corporate Seccretary Bank bjb Widi Hartoto dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Senin 28 Juni 2021.

Menurut Widi, nasabah tidak perlu khawatir, karema Bank bjb akan menjaga amanah keamanan simpanan nasabah, mengingat bank merupakan industri yang diatur dan diawasi secara ketat (highly regulated). Sehingga dalam menjalankan proses bisnisnya, bank bjb senantiasa berjalan dalam koridor kehati-hatian (prudential).

Baca Juga :

"Hal ini dibuktikan dengan diberikannya peringkat Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Peringkat 2 yang mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.” ujar Widi.

Bank bjb senantiasa menjamin keamanan seluruh simpanan yang dipercayakan pada perusahaan sesuai dengan SOP yang berlaku.

Juga berkomitmen mengedepankan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam setiap transaksi serta selalu meningkatkan kualitas pelayanan kepada para nasabah setia. 

Namun demikian, Bank bjb mengimbau kepada nasabah agar selalu berhati-hati terhadap tindakan-tindakan kejahatan yang dapat merugikan nasabah yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan perusahaan, selalu hubungi kanal resmi perusahaan untuk mendapatkan asistensi agar dapat meminimalisir risiko kejahatan perbankan yang dapat merugikan nasabah.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang nasabah di Bank bjb KCP Citra Raya, Kabupaten Tangerang, berinisial RD, menjadi korban pembobolan rekening tabungan. 

Sebab, uang senilai Rp5,6 miliar yang berada dalam rekeningnya ludes usai diduga ditilep oleh sopir bank tersebut. 

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

HIBURAN
Libur Paskah 2026 Kapan? Ini Daftar Tanggal Merah April dan Long Weekend

Libur Paskah 2026 Kapan? Ini Daftar Tanggal Merah April dan Long Weekend

Kamis, 26 Maret 2026 | 14:24

Pemerintah menetapkan peringatan Jumat Agung dan Paskah sebagai libur nasional pada April 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026,

TEKNO
TikTok Mulai Tertibkan Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun

TikTok Mulai Tertibkan Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun

Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32

Pemerintah resmi mulai memberlakukan aturan baru terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak mulai Sabtu, 28 Maret 2026.

NASIONAL
BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

Senin, 30 Maret 2026 | 20:51

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pihaknya belum menyiapkan kebijakan khusus terkait potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meski harga BBM nonsubsidi diperkirakan mengalami kenaikan mulai 1 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill