KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19, membuat masyarakat mulai banyak membutuhkan bantuan oksigen, terutama saat sedang menjalani isolasi mandiri.
Banyak warga kurang mampu sulit mendapatkan tabung oksigen mengingat harga dan kondisinya yang langka saat ini.
Kapolsek Cisoka AKP Nurrokhman mengatakan, pihaknya tidak ingin datang terlambat sementara banyak warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan oksigen.
“Ini soal kemanusiaan. Saya berusaha membantu dengan apa yang saya bisa, karena manusia itu adalah makhluk sosial, yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari orang lain," tegasnya, Senin 12 Juli 2021.
Bantuan oksigen tersebut diberikan kepada salah satu warga yang terpapar virus COVID-19, Suwardi, 40. Pria yang tinggal di Kampung Cikuya, RT19/03, Kecamatan Solear ini mengalami sesak nafas saat isolasi mandiri di rumahnya.

“Bantuan oksigen ini merupakan wujud Polri yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat," jelas Nurrokhman.
Bantuan awal yang diberikan berupa tabung oksigen ukuran 5 kilogram. Bantuan ini akan berlanjut hingga kondisi yang bersangkutan membaik.
Masyarakat yang kurang mampu atau yang membutuhkan bantuan pun dapat menukarkan tabung oksigen kosong miliknya dengan tabung oksigen yang sudah terisi di Polsek Cisoka.
"Semoga dengan adanya stok oksigen yang ada di Polsek Cisoka bisa menolong, menyembuhkan dan semoga bisa menyelamatkan nyawa banyak orang," pungka Nurrokhman.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) turut memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) sementara waktu bagi seluruh satuan pendidikan.
Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews