Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TANGERANGNEWS.com-Salah satu wisata alam di Kabupaten Tangerang yang wajib anda jelajahi adalah Kawasan Hutan Monyet Solear di Jalan Cidahu, Kopo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.
Wisata Hutan Monyet ini menyajikan keindahan alam yang sangat menakjubkan sebagai daya tariknya, ditambah adanya makam keramat para Syeikh.
Kobel, 35, penjaga wisata setempat menjelaskan Hutan Monyet ini buka setiap hari. Sebelum adanya pandemi, biasanya tutup pukul 23.00 WIB. “Tapi sekarang karena ada aturan PPKM tutup pukul 21.00 WIB,” katanya.

Pengunjung wisata Hutan Monyet juga dapat menikmati berbagai aneka hidangan lezat yang disediakan warung-warung makan sekitar lokasi ini.
Banyak pilihan makanan dan minuman yang sajikan. Rata-rata harga makanan dan minuman di sekitar wisata ini tidaklah terlalu mahal, harganya cukup terjangkau.
Untuk harga tiket masuk kawasan wisata Hutan Monyet ini sekitar Rp 5.000 - Rp 10.000 per orang.

Namun, selama masa pandemi, jumlah pengunjung yang datang dibatasi. Ditambah adanya aturan PPKM, membuat Wisata Hutan Monyet ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi pengunjung.
Pengunjung yang hadir diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. Tetapi bukan hanya pengunjung saja, pedagang yang berjualan di dekat wisata juga harus menerapkan protokol kesehatan yang sama.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TODAY TAGSebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews