Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Viralnya foto- foto bugil yang diduga dilakukan di tempat wisata Tebing Koja, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, membuat Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporabudpar) serempat turun tangan.
Kepala Disporabudpar Kabupaten Tangerang Surya Wijaya mengatakan pihaknya akan ke lokasi untuk memastikan kebenaran foto tersebut.
"Hari ini kami akan ke lokasi, memastikan apakah benar Tebing Koja dijadikan tempat mesum," ujarnya seperti dilansir dari Tempo, Rabu 22 September 2021.
Surya menyayangkan adanya pihak tidak bertanggung jawab melakukan aksi mesum di tempat pariwisata dengan pesona tebing batu dan pemandangan indah itu.
“Semestinya tempat wisata Tebing Koja Solear tidak beroperasi selama penerapan PPKM ini. Seluruh tempat wisata masih tutup," ujarnya.
Untuk itu, Tim Disporabudpar Kabupaten Tangerang juag akan memeriksa pelanggaran apa yang dilakukan pengelola wisata itu.
Seperti diketahui media sosial dihebohkan dengan foto bugil seorang pria dan dua wanita yang lokasinya diduga di tempat wisata mirip Tebing Koja, Kabupaten Tangerang.
Foto itu diunggah di media sosial Twitter melalui akun @kopi_hitammanis kemudian berubah menjadi @Lemari_kayu8. Tak hanya berfoto bugil, akun tersebut juga memperlihatkan adegan mesum satu pria dan dua wanita.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGMasyarakat Banten belakangan merasakan suhu udara yang lebih panas dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan peralihan musim yang sedang berlangsung di wilayah Banten.
Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews