Connect With Us

Camat Pagedangan Tangerang Angkat Bicara soal Pemindahan Ratusan Makam

Tim TangerangNews.com | Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:30

Tangkapan layar ratusan penghuni Makam di Kampung Malagas Sasak RT 03/01 Desa Cicalengka, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Camat Pagedangan, H. A. Zaenudin menanggapi soal ratusan makam di Kampung Malagas Sasak, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, yang terpaksa harus dipindahkan karena lahan makam tersebut milik pengembang properti Bumi Serpong Damai (BSD). 

Menurut Zaenudin, seluruh pihak dan ahli waris dari makam-makam tersebut sudah setuju dengan relokasi makam ke lahan yang lebih luas karena sebelumnya telah digelar musyawarah bersama tokoh agama di Kampung Malagas Sasak.

"Yang jelas itu dipindahkannya tiga kali lipat luasnya dari yang sekarang. Itu kebetulan milik perorangan pribadi dan sekarang lagi diurus pemindahannya hari ketiga oleh para ahli waris yang dikubur di situ," kata Zaenudin, Selasa 5 Oktober 2021, seperti dilansir dari Detik.

Mengenai total keseluruhan makam yang dipindahkan, Zainudin mengaku tidak tahu jumlah pastinya. "Kalau persisnya jumlahnya saya enggak tahu persis, yang jelas di atas 100 (jenazah) karena memang sekarang kan para ahli warisnya lagi menggali," tuturnya. 

Baca Juga :

Dia juga mengaku belum tahu secara pasti untuk apa lahan bekas makam itu nantinya. Namun, menurut Zainudin, kemungkinan lahan tersebut nantinya akan dibangun untuk perumahan, jalan atau ruang terbuka hijau.

"Kalau itu kan yang punya izin lokasinya ke pemerintah daerah itu BSD, itu mungkin untuk perumahan atau jalan atau memang nanti ruang terbuka hijau kita tidak tahu," ujarnya.

Baru-baru ini viral di media sosial sebuah video yang menampilkan warga Kecamatan Pagedangan, Tangerang, Banten, membopong jenazah yang sudah berbalut kain kafan.

Dalam video itu tampak beberapa orang sedang berjalan dan membawa jenazah yang berbalut kain kafan untuk dipindahkan lahan makam yang sudah disiapkan. Jenazah-jenazah tersebut terpaksa dipindahkan karena tanah makam milik pengembang. 

Sebelumnya, Kepala Desa Cicalengka yang akrab disapa Absor mengatakan, ratusan makam itu dipindahkan ke area pemakaman yang lebih besar lagi. Menurut Absor, pemindahan makam tersebut sudah ada kesepakatan dari pihak terkait dan ahli waris yang punya makam serta tokoh masyarakat setempat.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill