Connect With Us

Kawal Pembagian Uang di Pilkades Tangerang, Dua Oknum Polisi Diamankan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:57

Salah satu warga saat membuka amplop yang berisikan uang di hadapan Anggota kepolisian. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi politik uang dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa  (Pilkades) di Kabupaten Tangerang, ternyata melibatkan dua oknum polisi.

Berdasarkan informasi, keduanya berpangkat Bripka berinisial Su, 40, dan So, 43 yang bertugas di Satuan Brimob Polda Metro Jaya. 

Mereka diamankan saat mengawal sejumlah anggota tim sukses salah satu calon kades di Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Ketika itu mereka membagi-bagi bagikan uang kepada masyarakat jelang Pilkades pada Sabtu 9 Oktober 2021, untuk memilih calon yang mereka usung.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, saat ini pihaknya sudah menyerahkan dua oknum polisi tersebut ke wilayah masing-masing.

"Sudah diserahkan ke Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Metro Jaya, untuk diproses lebih lanjut," katanya seperti dilansir dari Sindonews, Senin 11 Oktober 2021.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

TANGSEL
Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:23

Pemerintah Kota Tangerang Selatan angkat bicara soal simpang siur informasi terkait status masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) hingga ramai di tengah masyarakat

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill