Connect With Us

Pria Gangguan Jiwa Naik Motor dari Tol Cikupa Tangerang Mau ke Karawang, Ditanggap di Jaksel

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 17 November 2021 | 15:21

Seorang pria yang diduga gangguan jiwa nekat masuk ke jalan tol dari Tangerang hingga Jakarta dengan mengendarai sepeda motor. (@TangerangNews / Instagram @tmcpoldametro)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria yang diduga gangguan jiwa nekat masuk ke jalan tol dari Tangerang hingga Jakarta dengan mengendarai sepeda motor.

Pria berinisial OS ini akhirnya dihentikan petugas kepolisian di ruas tol dalam kota kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel), setelah sempat kejar-kejaran, Selasa 16 November 2021.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, OS diketahui masuk dalam jalur bebas hambatan lewat Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Petugas sudah memberikan peringatan lewat pengeras suara dan meminta pengendara motor tersebut untuk menepi. Namun, OS awalnya tidak mengindahkan permintaan petugas dan baru berhenti di tol dalam kota kawasan Semanggi.

"Kan enggak mungkin dipepet untuk diberhentikan karena faktor keselamatan di jalan tol. Jadi yang dilakukan petugas hanya bisa menghalangi mobil di belakangnya supaya tidak mendahului," ungkapnya, seperti dilansir dari Kompas, Rabu 17 November 2021.

Saat diperiksa, petugas yang mendapati OS tidak mengenakan helm ini diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga nekat masuk dan melintas di jalan tol.

"Dari hasil riksa awal sepertinya kelihatan kayak orang stress. Jadi enggak bawa identitas, STNK, SIM. Ditanya-tanya juga agak kesana kemari jawabannya," ungkap Argo.

Ia beralasan ingin menemui keluarganya di kawasan Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.

"Dia itu mau ke Rengasdengklok ketemu mertua sama anaknya. Terus ditanya-tanya, istrinya itu sudah pergi ninggalin. Jadi TKW di Arab udah empat tahun. Jadi seperti ada masalah dengan keluarga atau apa," ungkap Argo.

Setelah diperiksa, OS langsung diantarkan petugas ke rumah keluarganya di kawasan Rengasdengklok.

Adapun sepeda motornya, kata Argo, ditahan sampai pihak OS menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Kemarin setelah mengamankan, kami serahkan ke pihak keluarga. Diantar petugas ke rumah mertuanya. Belum diselidiki lebih lanjut karena kan pelanggarannya hanya masuk tol itu," ungkap Argo.

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

TANGSEL
Soal Sewa Kendaraan Dinas, Pemkot Tangsel Diimbau Awasi Ketat Vendor dan Mark Up Harga

Soal Sewa Kendaraan Dinas, Pemkot Tangsel Diimbau Awasi Ketat Vendor dan Mark Up Harga

Senin, 13 Juli 2026 | 20:31

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalihkan pengadaan kendaraan dinas melalui skema sewa pada tahun 2026 terus menjadi sorotan publik.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill