Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, di Tigaraksa, digeruduk massa dari organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP), Senin, 29 November 2021.
Mereka melakukan aksi demo pasca pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PDIP, Junimart Girsang, yang meminta pemerintah menindak tegas ormas yang kerap membuat rusuh dan pertikaian.
Salah seorang peserta aksi, Syarif Hidayatullah mengatakan, aksi akan dilakukan secara konvoi dari beberapa titik wilayah Tangerang.
Dalam aksi damai ini, ia mengklaim ada sekitar 5.000 massa yang turun ke jalan.
"Tujuannya ke gedung dewan Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten," katanya.
Sementara itu, untuk mengamankan aksi tersebut, pihak Polres Tangerang Kota menerjunkan 377 personel yang dipusatkan penjagaan di kawasan DPRD Kabupaten Tangerang.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tangerang Kompol Rudi mengatakan, selain menerjunkan personel, pengamanan juga dilakukan dengan memasang barrier, yakni kawat berduri.
"Kita pasang juga kawat berduri di sekitar gedung dewan. Dan itu sudah SOP dari kepolisian sebagai bentuk pengamanan," ujarnya.
Hingga kini, massa masih berkumpul di sejumlah titik seperti kawasan Tigaraksa, Citra Raya Cikupa dan Bitung, Curug.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews