Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Dua kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrok di Jalan Raden Fatah, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat 19 November 2021 malam.
Sampai malam ini, aparat gabungan TNI dan Polri masih bersiaga di lokasi tersebut, tepatnya di Dian Plaza. Dalam bentrokan, menyebabkan beberapa orang mengalami luka bacokan.
"Itu di depan pom bensin juga masih ramai. Dia banyak yang lari ke dalam kampung," ungkap Toing, warga setempat.
Menurutnya, gardu salah satu kelompok ormas dihancurkan oleh kelompok ormas lainnya.
"Banyak banget tadi orangnya. Itu sampai roboh pohonnya, serem pada bawa celurit sama samurai," jelasnya.
Dia berharap aparat bisa bertindak tegas terhadap kelompok ormas yang kerap membuat resah. Terlebih, kejadian ini bukan baru pertama kali terjadi di wilayah ini.
"Ini mah sudah sering. Kalau bisa diamankan semua oknumnya," pungkasnya.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGBeberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews