Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com–Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang menutup layanan aktivasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi wajib pajak. Penutupan layanan baik secara tatap muka maupun online itu dilakukan pada 30 November 2021.
Kepala Bidang Pajak Daerah PBBP2 dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman mengatakan, pihaknya sudah menutup layanan aktivasi PBB dan pelayanan lainnya juga sudah ditutup sejak bulan September. “Hal tersebut merupakan sebuah tahapan ataupun proses pelayanan PBB,” kata Dwi Chandra, Rabu 1 Desember 2021.
Keputusan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 973/848-BAPENDA perihal pelayanan BPP2.
“Saat ini kami sedang menyiapkan pencetakan massal SPPT PBB yang akan dilakukan pada tanggal 2 Januari 2022, dan kami sudah menyiapkan proses pencetakan tersebut sejak 1 Oktober 2021,” tutur Dwi Chandra.
Sebagai informasi, pembayaran PBB bagi wajib pajak masih dapat dilaksanakan hingga akhir masa pajak 31 Desember 2021.
Kemudian, Dwi Chandra juga menyebutkan bahwa tahun ini realisasi PBB melebihi target, dengan capaian Rp450 miliar dari target Rp440 miliar dan hasil penerimaan PBB tersebut nantinya akan kembali kepada masyarakat.
“Penerimaan PBB ini digunakan untuk kepentingan pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Dwi Chandra.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews