Connect With Us

234 KK di Kosambi Tangerang Terendam Banjir, Belasan Mengungsi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Desember 2021 | 15:45

Petugas Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang saat mengunjungi rumah warga yang terendam banjir. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Akibat hujan deras ditambah air rob, sebanyak 234 kepala keluarga (KK) di Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, jadi korban terdampak banjir, Senin 13 Desember 2021.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir banjir setinggi 30 sentimeter ini akibat hujan deras berhari-hari yang menyebabkan Kali Cilampe meluap.

Kawasan yang terendam banjir di Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin 13 Desember 2021.

"Banjir akibat hujan deras dan banjir rob melalui Kali Cilampe yang menuju langsung ke PIK 2," katanya.

Luapan air tersebut kemudian menggenangi pemukiman yang dihuni sekitar 234 KK. Penduduk tersebut berasal dari delapan RT di Desa Salembaran Jaya.

Kawasan yang terendam banjir di Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin 13 Desember 2021.

Berikut data rincian warga terdampak banjir di wilayah tersebut:

1. RT01/01 = 27 KK

2. RT02/01 = 32 KK

3. RT01/03 = 55 KK

4. RT02/03 = 48 KK

5. RT03/03 = 37 KK

6. RT01/06 = 15 KK

7. RT02/06 = 12 KK

8. RT07/011= 18 KK

"Ada beberapa warga yang mengungsi akibat kebanjiran, kurang lebih 15 orang. Untuk sementara mengungsi ke kontrakan depan yang daratannya lebih tinggi," jelas Abdul Munir.

Menurutnya, saat ini tim dari BPBD Kabupaten Tangerang segera membantu memenuhi keperluan logistik dan obat-obatan  warga terdampak bencana.

Kawasan yang terendam banjir di Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin 13 Desember 2021.

"Yang dibutuhkan warga saat ini adalah bantuan logistik seperti sembako, kemudian obat-obatan," ujar dia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

KAB. TANGERANG
Baru 2 Bulan Menikah, Komedian Boiyen Gugat Cerai Suaminya ke PA Tigaraksa

Baru 2 Bulan Menikah, Komedian Boiyen Gugat Cerai Suaminya ke PA Tigaraksa

Kamis, 29 Januari 2026 | 20:38

Artis dan juga komedian wanita Yenni Rahmawati atau yang kerap disapa Boiyen menggugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill