Connect With Us

Bocah 7 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari di Balaraja hingga Tengkoraknya Retak

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 19 Desember 2021 | 14:47

Sesosok bayi menjadi korban tabrak lari di Jalan Irigasi Hauan, RT002/005, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sunguh malang nasib Saripudin. Bocah berusia 7 tahun yang tinggal di Jalan Irigasi Hauan, RT002/005, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang jadi korban tabrak lari.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat 17 Desember 2021, sore itu menyebabkan Saripudin mengalami luka yang cukup parah. Tengkorak kepala bagian depan retak, kepala belakangnya terdapat gumpalan darah dan lututnya sobek.

Tetangga korban, Ari Saputra menjelaskan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, ketika korban hendak jajan ke warung. Saat hendak menyebrang jalan, uangnya jatuh.

Ketika korban hendak menyambil uang itu, tiba-tiba datang sepeda motor diduga Yamaha Vixion dari darah Cariuk ke Balaraja dengan kecepatan tinggi.

Sesosok bayi menjadi korban tabrak lari di Jalan Irigasi Hauan, RT002/005, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang

“Nah di situ korban ditabrak. Sehabis nabrak pengendara itu sempat berhenti lalu putar balik ke arah Cariuk kabur meninggalkan korban,” katanya ketika dihubungi TangerangNews, Minggu 19 Desember 2021.

Menurut Ari, awalnya tidak ada yang tahu kecelakaan itu terjadi. Saksi hanya melihat motornya saja. “Karena si korban juga badannya kecil, jadi tidak ada yang sadar ada yang ditabrak. Warga baru tahu setelah melihat korban tergeletak di jalan dengan kondisi kepala berlumuran darah,” jelasnya.

Mengetahi kondisi korban, warga langsung membawanya ke RSUD Balaraja. Korban sempat tidak sadarkan diri, namun kini sudah siuman.

“Kemarin sudah melek, tapi belum bisa ngomong dan tidak bisa bergerak juga. Kondisinya parah dan harus dioperasi,” ungkapnya.

Peristiwa ini pun telah dilaporkan pihak keluarga ke Polresta Tangerang. Ia berharap pelaku menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

KOTA TANGERANG
Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:51

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill