Connect With Us

Ribuan Tempat Tidur dan Ratusan Tabung Oksigen Disiapkan Pemkab Tangerang

Tim TangerangNews.com | Rabu, 22 Desember 2021 | 13:23

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Diskominfo Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com - Sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus Covid-19 seusai liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan 1.363 tempat tidur khusus untuk pasien terpapar virus Covid-19. 

“Untuk meningkatkan kewaspadaan jika terdapat lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Nataru,”  kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, Selasa 21 Desember 2021. 

Selain itu, ujar Hendra, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron, mengingat pemerintah pusat telah mengumumkan kasus Omicron sudah masuk di Indonesia. 

"Hotel Yasmin juga tetap kami siapkan untuk isolasi dengan ketersediaan 240 tempat tidur, selain itu untuk tempat tidur isolasi di rumah sakit sejumlah 1123," tutur dia. 

Hendra meneruskan bahwa selain ketersediaan ribuan tempat tidur, kesiapan fasilitas kesehatan seperti ketersediaan oksigen medis di rumah sakit rujukan Covid-19 adalah hal yang harus diperhatikan. 

“Mengingat ketersediaan oksigen juga sangat diperlukan untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan dalam merawat pasien dengan gejala sedang dan berat,” ujar Hendra. 

Dalam menyikapi ketersediaan oksigen, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang juga telah menyiapkan ratusan tabung oksigen yang nantinya dapat dipergunakan oleh pasien Covid-19 yang membutuhkan. 

"Kami juga telah menyiapkan enam tabung oksigen 1M3, 182 Tabung oksigen 6M3. Bukan hanya itu, beberapa obat dan bahan medis juga telah kami siapkan," ungkap Hendra.

Kendati demikian, Hendra juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang untuk selalu memperkuat 3T, yakni Testing, Tracing, Treatment kepada warganya. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 khususnya varian baru Omicron.

"Walaupun tingkat penyebaran sudah landai, kita harus selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan segala kegiatan," tutur Hendra.

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill