Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Para pelaku pencurian knalpot sepeda motor di wilayah Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, diketahui identitasnya. Semua pelaku ternyata masih di bawah umur.
Para pelaku yang berjumlah lima orang itu saat melancarkan aksinya terekam kamera CCTV. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada sepeda motor Honda Beat berwarna putih dengan Nomor Polisi A 5610 ZG yang terparkir di garasi Kantor Kecamatan Gunung Kaler.
Sepeda motor tersebut milik Joni. Knalpot sepeda motor motor itu dicuri pada Selasa 21 Desember 2021 pukul 16.00 WIB.
Pemilik kendaraan, Joni, setelah mengetahui knalponya hilang kemudian langsung melihat rekaman CCTV bersama para pegawai Kecamatan Gunung Kaler. Di situ terlihat jelas para pelaku melepas knalpot motor tersebut.
Atas dasar rekaman CCTV diketahui salah satu identitas pelaku. Kemudian pemilik kendaraan melaporkan kepada salah satu anggota Polsek Kresek Bripka Arip Nur.
Adanya laporan dari masyarakat, Bripka Arip langsung mendatangi salah satu identitas pelaku tersebut. Dari keterangannya, pelaku menyebut semua rekannya dan ternyata seluruh pelaku masih di bawah umur.
Arip menyebutkan inisial para para pelaku pencurian knalpot tersebut, yakni SL, 12, RA, 16, AN, 16, SI, 16, dan TY, 16.
“Setelah diketahui diduga para pelaku masih di bawah umur, pemilik kendaraan atau korban tidak melaporkan kejadian tersebut melihat pelaku masih di bawah, namun korban ingin memusyawarahkan kejadian tersebut,” tutur Arip.
Selanjutnya orang tua dari para pelaku dipanggil ke kantor Kecamatan Gunung Kaler untuk dimusyawarahkan atas kejadian itu agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGDi tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews