Connect With Us

Maling Tepergok Gondol Komputer Data Vaksin 11 Ribu Warga di Puskemas Serang

Tim TangerangNews.com | Kamis, 2 Desember 2021 | 16:30

Polsek Cipocok, Polres Serkot, menggagalkan pencurian komputer dari Puskesmas Banjarsari, yang digunakan untuk mendata vaksinasi. (@TangerangNews / Bidhumas Polda BantenBidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com–Aparat Polsek Cipocok, Polres Serang Kota menggagalkan aksi komplotan maling yang hendak menggondol komputer dari Puskesmas Banjarsari yangberisi data vaksinasi 11 ribu warga. 

Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, 27 November 2021, sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian berawal ketika petugas keamanan berpatroli di sekitar Puskesmas. Saat masuk ke dalam ruangan, dia melihat ada tiga orang yang sedang mencuri komputer, kemudian langsung melaporkan ke Polsek Cipocok.

“Kanit Reskrim Polsek Cipocok mendapatkan laporan dari petugas keamanan di Puskesmas, mengenai pencurian dengan pemberatan,” kata Kanit Reskrim Polsek Cipocok, Ipda Irwan Nova, dikantornya, Rabu 1 Desember 2021.

Satu pelaku berhasil ditangkap berinisial MI, dua lainnya, SN dan SY masih dalam pengejaran polisi. Identitas pelaku dan kendaraan yang digunakan sudah diketahui polisi.

Saat melancarkan aksinya, para pelaku memecahkan kaca Puskesmas, kemudian MI masuk ke ruangan komputer di lantai dua. Pelaku lainnya, SN dan SY menunggu komputer di lantai satu, yang dikirim oleh MI menggunakan tali yang sudah disiapkan.

“Pelaku MI dan keterangannya, memang sebelumnya pernah mencuri dan baru beberapa bulan keluar dari Lapas,” ujar Irwan.

Tercatat ada sekitar 11 ribu data masyarakat yang sudah divaksin yang berada di komputer tersebut. 

Kepala Puskesmas Banjarsari, Yulina, mengatakan empat unit komputer yang akan dicuri pelaku berisikan data vaksin 11 ribu warga dan juga data laporan Puskesmas. 

“Saya selaku kepala Puskesmas mengucapkan terima kasih ke Polsek Cipocok yang cepat ke lokasi menangkap pelaku,” kata Yulina, Rabu 1 Desember 2021.

Yulina melanjutkan, komputer tersebut saat ini masih dipinjam pakai dulu oleh Puskesmas karena untuk keperluan kerja dan melanjutkan data vaksinasi warga.

“Untuk komputer, sementara mau saya pinjam pakai dulu karena dibutuhkan untuk pelayanan di Puskesmas, dan jika dibutuhkan (barang bukti) siap dibawa ke persidangan,” tuturnya. 

Sementara itu, Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat untuk terus bersama-sama meningkatkan keamanan dan segera melapor ke polisi terdekat jika menemukan tindak kejahatan.

“Mari bergotong royong menjaga keamanan bersama. Jika menemukan kejahatan, segera lapor ke polisi terdekat,” kata Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea, Rabu 1 Desember 2021.

Adapun terhadap para pelaku, Polres Serang Kota mengenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun.

TANGSEL
Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:40

Insiden ledakan besar mengguncang kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill