Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com–Aparat Reskrim Polsek Rajeg Polresta Tangerang mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan terhadap korban berinisial AS, 27, warga Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang pada Selasa 18 Januari 2022.
Kapolsek Rajeg AKP Nurjaman mengatakan, dari ungkap kasus tersebut polisi berhasil mengamakan seorang laki-laki terduga pelaku pengeroyokan berinisial MRRF alias Cilok, 20, warga Kampung Daon Tegal Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.
“Jajaran Unit Reskrim Polsek Rajeg ungkap kasus tindak pidana, melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dan berhasil mengamankan satu orang tersangka,” kata Nurjaman.
Nurjaman menjelaskan kronologi peristiwa tindak pidana pengeroyokan tersebut, yaitu berawal pada saat korban sedang menongkrong di rumah istri pelaku bersama teman-temannya di daerah Gembong Sageng, kemudian terjadi percekcokan antara korban dengan istri pelaku sehingga membuat istri pelaku menangis.
Kemudian korban pergi bersama temannya ke daerah Rajeg, dan pada saat kembali ke Gembong Sageng mendapat informasi bahwa korban dicari oleh pelaku. Selanjutnya korban bersama temannya pergi dan hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor berboncengan. “Korban yang mengendarai sedangkan temannya dibonceng,” ujar Nurjaman.
Di pertengahan perjalanan korban dan temannya diadang oleh pelaku di tengah jalan tetapi korban berhasil menghindar. Sesampainya di TKP, teman korban turun dari sepeda motor dan hendak pulang ke rumahnya.
“Dan ketika korban hendak berangkat pulang (dalam posisi di atas sepeda motor) tiba-tiba dari arah belakang pelaku yang dibonceng oleh temannya langsung menyabetkan sebilah celurit yang mengenai lengan kanan korban,” terang Nurjaman.
Kemudian pelaku turun dari atas sepeda motor dan menghampiri korban dan langsung menyabetkan kembali celurit ke arah korban, tetapi ditangkis sehingga mengenai tangan kanan bagian atas dan bawah serta pergelangan tangan kanan.
Selanjutnya korban menjatuhkan sepeda motornya ke arah pelaku dan berlari menyelamatkan diri ke rumah temannya yang berjarak tidak jauh dari lokasi. “Korban dibawa masuk ke dalam rumah temannya dan pelaku pergi melarikan diri dengan dibonceng oleh temannya yang sudah menunggu di atas sepeda motor,” lanjut Nurjaman.
Nurjaman menuturkan, atas kejadian tersebut keluarga korban melaporkan ke Polsek Rajeg. Dalam mengungkap kasus ini polisi mengamankan satu baju sweater warna hitam-putih dari korban, sedangkan sebilah celurit yang digunakan tersangka pada saat melakukan penganiayaan masih dalam pencarian karena sudah dibuang oleh tersangka.
“Tersangka dijerat dalam pasal 170 KUHPidana tentang Tindak Pidana Dengan Tenaga Bersama Melakukan Kekerasan terhadap Orang atau Barang,” ujar Nurjaman.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGIbadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews