Seorang pria bernama Agus asal Serang tergeletak di jalan terkait kecelakaan tunggal dengan kondisi berdarah dibagian pipi. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Video yang memperlihatkan korban kecelakaan direkam oleh warga di Kabupaten Tangerang viral di sosial media. Pasalnya korban hanya ditanyai identitasnya, namun tidak segera ditolong.
Dalam video yang diunggah akun instagram @tangerang24jam, Kamis 28 Januari 2022, terlihat pemotor pria yang mengalami kecelakaan tunggal itu telah tergeletak di jalanan dengan kondisi berdarah di bagian pipi.
Perekam video sempat menanyakan identitas korban dan tujuannya. Korban menjelaskan dirinya bernama Agus asal Serang, Provinsi Banten Banten. Ia berencana ke kondangan di Mauk, Kabupaten Tangerang, dengan grup STM-nya.
Sementara si perekam mengaku bingung menolong korban hingga ia memutuskan menyebar video tersebut ke grup chat dengan harapan ada yang mengenalnya.
"Kasian, kasian, share ke grup lain ya, gw bingung mau dikemanain," ujar si perekam video.
Hal itu pun membuat netizen geram lantaran si korban yang masih sadar tidak segera ditolong ke rumah sakit.
"Maap y. Gw rasa ini udah kebangetan cuma di video aja. Kalo udah soal kecelakaan mau kondisi gimana pun ga usah takut salah. Langsung tolong bang," ujar akun @_mhmd.rmdhn dalam kolom komentar.
"Orang ga ada pikirannya taunya bikin Vidio doang biar viral....bukannya bawa langsung ke rmh sakit terdekat ...kaan dia msh hidup msh sadar pegang hp pula...takut disrh bayar yaa," tulis akun @izeldaizelda.
Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""