Connect With Us

Selama Nataru, Terjadi 772 Kecelakaan Lalu Lintas

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 Januari 2022 | 22:02

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Selama operasi pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) oleh Polri pada 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022, tercatat angka kecelakaan lalu lintas meningkat dibandingkan tahun lalu.

Kepala Bagian Penerangan dan Umum (Kabag Penum) Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, angka kecelakaan ini berdasarkan laporan dari Operasi Lilin 2021-2022. Adapun jumlahnya mencapai sebanyak 772 kejadian.

“Tren jumlah kecelakaan ini mengalami peningkatan 31 persen,” katanya seperti dilansir dari Republika, Minggu 2 Januari 2022.

Jumlah itu lebih tinggi dibanding Nataru 2020-2021 dimana angka kecelakaan lalu-lintas sebanyak 529 kejadian.

Meski jumlah angka kecelakaan lalu lintas meningkat selama Operasi Lilin tahun ini, namun angka korban jiwanya tidak lebih banyak ketimbang tahun lalu.

Ramadhan menerangkan, dari data yang terangkum, untuk angka kematian dalam kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin 2021-2022, ada sebanyak 74 orang. Sedangkan dalam operasi pengamanan serupa tahun lalu, ada 88 orang meninggal dunia.

“Dalam hal korban jiwa meninggal dunia, terjadi penurunan 19 persen,” ujar Ramadhan. 

Sedangkan angka korban luka berat mengalami stagnasi sebanyak 74 orang. Korban luka ringan juga mengalami penurunan, dari 1.091 orang menjadi hanya 990 orang. “Penurunannya sebesar 10 persen,” ujar Ramadhan.

Adapun jumlah pelanggaran lalu-lintas, pada Operasi Lilin tahun ini, mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Pada Nataru tahun lalu, jumlah pelanggaran lalu lintas yang berujung pada penindakan berupa tilang, sebanyak 3.768 kasus. Sedangkan pada tahun ini, mencapai 8.930 kasus. “Tren tilang mengalami peningkatan sebesar 58 persen,” kata Ramadhan.

Untuk tindakan berupa teguran, juga mengalami peningkatan 70 persen, dari 20.395 kasus menjadi 68.572 kasus.

Operasi Lilin Nataru 2021-2022 yang digelar selama 9 hari itu melibatkan sebanyak 177.212 personel gabungan Polri, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Para perseonel tersebut, tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan dikonsentrasikan di wilayah DKI Jakarta, dan Jawa.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

KAB. TANGERANG
38 Hektare Lahan Milik Pemprov DKI di Legok Tangerang Bakal Dibuat Tandon dan Pertanian

38 Hektare Lahan Milik Pemprov DKI di Legok Tangerang Bakal Dibuat Tandon dan Pertanian

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:09

Puluhan hektare lahan tidur milik Pemerintah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang berada di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang rencananya akan disulap menjadi kawasan produktif, mulai dari infrastruktur pengendali banjir

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

TANGSEL
Ciputat Tangsel Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 35,6 Derajat Celsius

Ciputat Tangsel Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 35,6 Derajat Celsius

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:40

Wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten masuk dalam daftar daerah terpanas di Indonesia berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 18-19 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill