Connect With Us

Pengendara Motor yang Kecelakaan di Karawaci Tangerang Bukan Begal

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 30 Desember 2021 | 19:37

Tangkapan layar dua orang yang menunggangi sepeda motor yang terjatuh di kawasan Pos dekat traffic light Karawaci Kota Tangerang pada Rabu 29 Desember 2021 malam (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Dua orang yang menunggangi sepeda motor yang terjatuh di kawasan Pos dekat traffic light Karawaci Kota Tangerang pada Rabu 29 Desember 2021 malam, bukan merupakan pelaku begal. 

Kejadian tersebut melainkan pengendara sepeda motor melakukan aksi saling kejar dengan pengendara sepeda motor lainnya. 

"Itu bukan begal. Itu mereka sebenarnya ada tiga orang. Satu orang kabur," kata Bombom, warga yang mengevakuasi korban kecelakaan itu.

Kedua orang tersebut terjatuh dari kendaraannya karena diduga berkendara dalam keadaan mabuk saat melintas dengan kencang.

"Jadi ceritanya tiga orang itu mau nyamperin seseorang untuk balas dendam, tapi di perjalanan mereka mengalami kecelakaan karena dalam keadaan mabok," tuturnya.

"Dan yang punya rencana mau balas dendam itu kabur sedangkan yang di TKLL itu yang diajak oleh orang yang kabur tersebut," imbuh dia.

Bombom menambahkan, dirinya bersama aparat kepolisian telah mengevakuasi kedua korban kecelakaan itu ke RSUD Kabupaten Tangerang.

"Polisi menyatakan bahwa itu korban kecelakaan, bukan begal. Untuk masalah kepemilikan senjata tajam yang ada di lokasi belum bisa dipastikan itu milik siapa karena satu orang yang kabur tidak berhasil ditemukan," pungkasnya.

HIBURAN
Catat Beragam Promo Mulai Rp70 dari Danamon

Catat Beragam Promo Mulai Rp70 dari Danamon

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:07

Menyambut hari jadinya yang ke-70 pada 16 Juli 2026, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) siap memanjakan para nasabahnya.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Petugas Sensus Ekonomi Sasar 1.500 Tenant di Tangcity Mall

Petugas Sensus Ekonomi Sasar 1.500 Tenant di Tangcity Mall

Kamis, 9 Juli 2026 | 16:32

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar rumah warga, tapi juga kawasan pusat perbelanjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill