ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com- Dua orang yang menunggangi sepeda motor yang terjatuh di kawasan Pos dekat traffic light Karawaci Kota Tangerang pada Rabu 29 Desember 2021 malam, bukan merupakan pelaku begal.
Kejadian tersebut melainkan pengendara sepeda motor melakukan aksi saling kejar dengan pengendara sepeda motor lainnya.
"Itu bukan begal. Itu mereka sebenarnya ada tiga orang. Satu orang kabur," kata Bombom, warga yang mengevakuasi korban kecelakaan itu.
Kedua orang tersebut terjatuh dari kendaraannya karena diduga berkendara dalam keadaan mabuk saat melintas dengan kencang.
"Jadi ceritanya tiga orang itu mau nyamperin seseorang untuk balas dendam, tapi di perjalanan mereka mengalami kecelakaan karena dalam keadaan mabok," tuturnya.
"Dan yang punya rencana mau balas dendam itu kabur sedangkan yang di TKLL itu yang diajak oleh orang yang kabur tersebut," imbuh dia.
Bombom menambahkan, dirinya bersama aparat kepolisian telah mengevakuasi kedua korban kecelakaan itu ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Polisi menyatakan bahwa itu korban kecelakaan, bukan begal. Untuk masalah kepemilikan senjata tajam yang ada di lokasi belum bisa dipastikan itu milik siapa karena satu orang yang kabur tidak berhasil ditemukan," pungkasnya.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGPT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews