Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com- Dua orang yang menunggangi sepeda motor yang terjatuh di kawasan Pos dekat traffic light Karawaci Kota Tangerang pada Rabu 29 Desember 2021 malam, bukan merupakan pelaku begal.
Kejadian tersebut melainkan pengendara sepeda motor melakukan aksi saling kejar dengan pengendara sepeda motor lainnya.
"Itu bukan begal. Itu mereka sebenarnya ada tiga orang. Satu orang kabur," kata Bombom, warga yang mengevakuasi korban kecelakaan itu.
Kedua orang tersebut terjatuh dari kendaraannya karena diduga berkendara dalam keadaan mabuk saat melintas dengan kencang.
"Jadi ceritanya tiga orang itu mau nyamperin seseorang untuk balas dendam, tapi di perjalanan mereka mengalami kecelakaan karena dalam keadaan mabok," tuturnya.
"Dan yang punya rencana mau balas dendam itu kabur sedangkan yang di TKLL itu yang diajak oleh orang yang kabur tersebut," imbuh dia.
Bombom menambahkan, dirinya bersama aparat kepolisian telah mengevakuasi kedua korban kecelakaan itu ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Polisi menyatakan bahwa itu korban kecelakaan, bukan begal. Untuk masalah kepemilikan senjata tajam yang ada di lokasi belum bisa dipastikan itu milik siapa karena satu orang yang kabur tidak berhasil ditemukan," pungkasnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni memberikan santunan sekaligus dukungan moril secara langsung kepada keluarga dua jurnalis yang hilang dalam perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Jumat 25 September 2026.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews