Connect With Us

Alasan Dirut PD Pasar Kabupaten Tangerang Pamer Gepokan Uang: Candaan Bermakna

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 2 Februari 2022 | 18:50

Direktur Utama PD Pasar Niaga Kertaraharja Kabupaten Tangerang Syaefunnur Maszah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Direktur Utama PD Pasar Niaga Kertaraharja Kabupaten Tangerang Syaefunnur Maszah menyampaikan klarifikasi terkait video dirinya yang viral di media sosial dengan aksi pamer gepokan uang.

Syaefunnur mengatakan, video tersebut dibuat pada 15 September 2020 di rumahnya dan direkam oleh anaknya.

"Waktu TikTok itu dibuat haqqul yaqin saya bahwa itu semata saya mengingatkan tuh awas ini duit itu panas, hareudang hareudang (gerah gerah) gitu konteksnya itu," ujarnya saat jumpa pers di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Rabu 2 Februari 2022.

Adapun tujuan konten dibuat untuk menyampaikan pesan kepada orang terdekatnya agar lebih berhati-hati dalam mengelola uang yang kemudian diistilahkan 'uang panas'.

"Konteksnya adalah bolehlah nyari rezeki nyari uang sebanyak-sebanyaknya kalau berpikir hidup mau selamanya tapi jangan lupa kita beramal kalau berpikir mati besok," jelasnya.

Baca Juga : 

Syaefunnur menyebut, gepokan uang yang ada dalam video tersebut merupakan uang miliknya pribadi, bukan uang kedinasan.

"Tapi dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan sebagai pelayan publik, sebagai pembantu Pak Bupati di bidang perpasaran, itu bisa menimbulkan multi tafsir walaupun niatan saya itu canda bermakna," ucapnya.

Syaefunnur mengaku dirinya sebagai pejabat publik meminta maaf kepada masyarakat karena telah memberikan contoh yang dianggap tidak baik.

"Saya minta maaf itu, saya menyesal itu. Dan itu benar-benae accident. Saya tidak akan ulangi hal-hal itu," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill