Connect With Us

Kades se-Kabupaten Tangerang Diwanti-wanti Jangan Pakai Dana Desa untuk Pribadi

Tim TangerangNews.com | Selasa, 8 Februari 2022 | 18:25

Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Kajari Kabupaten Tangerang Nova Elida Saragih. (@TangerangNews / Setda Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Penggunaan dana desa di Kabupaten Tangerang, Banten menjadi sorotan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang Nova Elida Saragih.

Keduanya mewanti-wanti kepada semua kepala desa se-Kabupaten Tangerang agar tidak memakai dana desa untuk kepentingan pribadi. Hal itu disampaikan oleh Maesyal dan Nova dalam roadshow dan silaturahmi dengan kepala desa lima kecamatan di Kabupaten Tangerang, Selasa 8 Februari 2022.

Maesyal meminta penggunaan dana desa agar digunakan sebagaimana mestinya sesuai aturan yang berlaku. Untuk itu, para aparatur desa dalam membuat laporan pertanggungjawaban dana desa harus efesien dan akuntabel.

"Penggunaan dana desa harus tertib perencanaan, tertib penggunaan dan tertib laporan," kata Maesyal di depan Kepala Desa di Aula Kecamatan Sepatan Timur, Selasa ini. 

Maesyal mengatakan, Kejaksaan Negeri siap membantu para kepala desa dalam pembinaan dan bimbingan pengelolaan dana desa. Keseriusan ini  dibuktikan dengan hadirnya Kepala Kejari secara langsung untuk memberikan semangat kepada para kepala desa dalam rangka upaya perbaikan dan pembinaan terhadap pengelolaan dana desa serta pencegahan terhadap segala bentuk penyimpangan.

"Ke depan dana desa harus sesuai dengan apa yang direncanakan dalam pembangunan desa, sehingga masyarakat bisa menikmati secara langsung pembangunan di desa," ujar Maesyal.

Kajari Kabupaten Tangerang Nova Elida Saragih juga mengingatkan kepada para kepala desa bagaimana mengunakan anggaran desa dengan mengedepankan asas efesiensi, transparansi, dan akuntabilitas, agar dana desa bisa digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi dan golongan.

"Jadi point penting yang paling mendasar yang saya sampaikan ini adalah agar desa bisa menjaga dana desa yang ada dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kebutuhan. Dan tidak dipergunakan untuk kepentingan pribadi," kata Nova menegaskan.

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill