Connect With Us

Simpan Sajam, Kontrakan Diduga Markas Gangster di Panongan Digerebek Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Februari 2022 | 14:59

Markas Gangster (Denny Bagoes Irawan / TangerangNews 2022)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga Kampung Baru Mekarbakti, RT01/01, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangernag menggerebek kontrakan yang diduga sebagai markas gangster, Jumat 20 Februari 2022, malam. Dalam penggerebekan itu, warga menemukan sejumlah senjata tajam (sajam) di dalam kontrakan.

Aksi penggerebekan tersebut sempat terekam dan videonya viral di media sosial. Terlihat dalam video, tiga anak di bawah umur dalam keadaan jongkok tanpa pakaian dan tangannya diikat kain.

Mereka pun diinterogasi warga soal kepemilikan sajam tersebut. “Ini senjata siapa, punya lu bukan? Enggak usah bukan-bukan, pasti kan lu tahu,” ujar warga dalam video tersebut.

Berdasarkan informasi, warga mencurigai aktifitas di kontrakan tersebut dimana remaja yang bukan berasal dari kampung setempat kerap kumpul-kumpul.

Terlebih, warga menemukan sajam di dalam kontrakan. Selain ketiga anak itu, ada penghuni lain yakni dua pria dewasa yang telah melarikan diri.

Sementara itu, Kapolsek Panongan Iptu Syamsul Bahri menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dan langsung menuju ke lokasi. Di kontrakan yang ditempati tiga anak itu memang ditemukan sajam.

"Pada saat kita lakukan pemeriksaan, ada tiga sajam. Dua celurit, satu modifikasi sajam yang seperti gergaji itu," jelas Syamsul seperti dilansir dari Detik, Sabtu 19 Februari 2022.

Polisi kemudian mengamankan ketiga anak tersebut ke Polsek Panongan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

"Sementara tiga. Satu masih dalam proses pemeriksaan, jadi mungkin nanti total empat," ujar Syamsul.

Syamsul menerangkan ketiganya masih di bawah umur. Selanjutnya, polisi akan berkoordinasi dengan Dinsos untuk memberikan pembinaan kepada ketiganya.

"Itu semua di bawah umur, 14 tahun, makanya nanti kita koordinasi sama Dinsos mungkin untuk masalah pembinaan," imbuh Syamsul.

Sementara itu, ia belum dapat memastikan apakah ketiga anak itu merupakan anggota gangster. Namun, dari hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan indikasi bahwa ketiganya hendak melakukan penyerangan.

"Untuk sementara informasi awal belum ada kegiatan mereka yang mengarah ke sana (penyerangan atau tawuran)," tuturnya.

Syamsul juga menjelaskan bahwa ketiga anak tersebut bukan pengontrak. Mereka datang ke lokasi hanya untuk main-main saja. "Cuma lagi main aja dia," tambahnya.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill