Connect With Us

Tidak Terima Diberi Rp2.000, Sekelompok Preman Aniaya Sopir Truk di Teluknaga Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 22 Februari 2022 | 15:38

Ilustrasi penganiayaan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sopir truk tanah, Uhan, menjadi korban penganiayaan sejumlah orang yang diduga preman saat melintas di Jalan Raya Tanjung Burung, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Hal itu dialaminya lantaran memberi uang Rp2.000 saat dipalak.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 20 Februari 2022 di Jl Raya Tanjung Burung, dekat Jembatan Pelangi.

Ketika itu korban yang mengendari truk melintas di lokasi. kemudian satu orang pelaku yang tidak dikenal langsung ke tengah jalan menghentikan laju mobil korban.

"Pelaku meminta uang kepada korban, diberikan sebesar Rp 2.000," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan Seperti dilansir dati Detik, Selasa 22 Februari 2022.

Setelah memberikan uang itu, Uhan kembali mengemudikan truknya menuju tujuannya. Tetapi pelaku berteriak, sehingga membuat korban menghentikan laju kendaraannya lagi.

Ternyata pelaku tidak terima diberikan uang Rp2.000. Dia meminta uang Rp15.000 seperti yang diminta ke sopir-sopir truk lain.

"Karena menurutnya (pelaku) dari dulu biasanya (sopir) memang memberi Rp15.000," tambah Zulpan.

Namun Uhan mengaku hanya bisa memberikan uang Rp 2.000, karena dia pun dari pagi belum makan. Akhirnya, karena Uhan tidak memberikan tambahan uangnya, terjadilah cekcok di antara keduanya.

Saat cekcok itu, datang lagi satu orang teman pelaku. Kemudian dia memukul lengan Uhan sebanyak tiga kali. Sementara pelaku lainnya membuka pintu mobil korban sambil marah-marah lalu membantingnya empat kali.

Menurutnya, karena dibanting seperti itu membuat pegangan pintu mobil lepas dan dilemparkan oleh pelaku ke wajah korban.

Hal ini mengakibatkan wajah korban berdarah sebelum akhirnya dilerai oleh warga sekitar karena jalanan alami macet total.

"Korban mengalami luka robek di bawah mata kanannya dan memar di atas alis sebelah kanannya yang membuat Uhan tidak senang dan membuat laporan ke Polsek Teluknaga," jelas Zulpan.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

HIBURAN
Belanja Produk Telkomsel Senilai Rp50 Ribu di Jakarta Fair Bisa Dapat Motor, Begini Caranya

Belanja Produk Telkomsel Senilai Rp50 Ribu di Jakarta Fair Bisa Dapat Motor, Begini Caranya

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:05

Ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tidak hanya menyajikan pameran dan hiburan seru, tetapi juga menjadi ladang keberuntungan bagi para pengunjung.

KAB. TANGERANG
Dapat Perlawanan dari Pedagang, Pembongkaran Lapak Liar di Cisoka Berlangsung Ricuh

Dapat Perlawanan dari Pedagang, Pembongkaran Lapak Liar di Cisoka Berlangsung Ricuh

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:40

Penertiban lapak liar di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS), Jalan Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berlangsung ricuh karena mendapat perlawanan dari para pedagang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill