Connect With Us

Anggaran Pilkada Kabupaten Tangerang 2024 Diusulkan Rp182 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 13 Maret 2022 | 18:22

Ilustrasi Pemilu 2024. (@TangerangNews / rmol)

TANGERANGNEWS.com-Anggaran pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Kabupaten Tangerang diusulkan sebesar Rp182 miliar lebih.

Dibanding anggaran Pilkada tahun 2018 yang hanya mencapai Rp110 miliar, dana yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang untuk 2024 naik sekitar Rp72 miliar.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang M Ali Zaenal Abidin mengungkapkan, usulan dana pilkada melalui anggaran hibah daerah ini sidah diusulkan kepada Pemkab Tangerang.

"KPU itu sudah mengusulkan anggaran kepada pemerintah daerah yaitu sekitar Rp182.029.100.000," jelasnya seperti dilansir dari Merdeka, Minggu 13 Maret 2022.

Adapun alasan bertambahnya anggaran hibah Pilkada 2024 karena kenaikan satuan harga barang dan jasa serta jumlah tempat pemungutan suara (TPS)  dibanding Pilkada lalu. Dengan asumsi ada sekitar 5.626 TPS, dimana sebelumnya hanya ada kurang lebih 4.513 TPS.

“Karena pandemi setiap TPS yang tadinya bagi 800 pemilih kini hanya 500 pemilih di setiap TPS, jadi bertambah juga petugasnya," jelas Ali.

Selain itu, usulan kenaikan juga disebabkan adanya item pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai upaya mencegah COVID-19.

"Penambahan anggaran biaya APD untuk petugas TPS dengan anggaran di atas Rp20 miliar,” ungkapnya.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill