Connect With Us

Stok Minyak Goreng di Kabupaten Tangerang Melimpah tapi Harga Tinggi

Tim TangerangNews.com | Rabu, 23 Maret 2022 | 19:08

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Tangerang, Iskandar Noerdat. (@TangerangNews / tangerangkab.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Tangerang, Iskandar Noerdat menyebut sejumlah stok minyak goreng di ritel modern, pasar tradisional, dan swalayan di wilayahnya kini kembali melimpah sejak dicabutnya harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu.

Namun, kondisi harga pada satuan barang tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan, sehingga banyak masyarakat yang mengeluhkan tingginya harga. "Kalau melihat dari harga di swalayan dan toko modern ini cukup tinggi bisa mencapai Rp24 ribu per liter," kata Iskandar di Tangerang, Selasa 22 Maret 2022, seperti dikutip dari Antara.

Terkait persoalan tersebut, ujar dia, Pemkab Tangerang kini sedang memetakan dan menyesuaikan harga minyak goreng  sesuai kemampuan daya beli masyarakat di sejumlah pasar.

"Dalam minggu ini kami sedang memantau dan memetakan berapa harga (minyak goreng) di pasaran nanti harganya disesuaikan dengan ekonomi masyarakat," tutur Iskandar.

Dengan begitu, lanjut dia, pihaknya saat ini berupaya melakukan penyesuaian dan penataan harga dengan melakukan operasi pasar di sejumlah tempat.

Selain itu, sesuai dengan kewenangan jaminan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang akan menyampaikan data dan informasi dari hasil pemantauannya.

"Kami di daerah bertugas penyampai data dan informasi pasar kebutuhan bahan pokok kepada masyarakat dan tentunya menginformasikan juga kepada pemerintah pusat perkembangan yang terjadi di masyarakat seperti apa," terangnya.

Iskandar menyebutkan bahwa berdasarkan data yang ada saat ini, kenaikan harga bahan pokok tidak terjadi pada sektor komoditas minyak goreng saja, melainkan terjadi pada komoditas lainnya. Di antaranya seperti terjadi pada harga telur ayam broiler mencapai Rp25.000 per kilogram, naik Rp4.000 dari pekan lalu Rp21.000 per kilogram.

Kondisi serupa juga terjadi pada harga cabai merah keriting yang mencapai Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram, naik lebih dari Rp10.000 dari pekan lalu Rp46.000 per kilogram.

Sementara, untuk cabai rawit hijau naik hingga Rp55.000 per kilogram dari harga normal Rp30.000 per kilogram. Sedangkan, kenaikan harga yang cukup tinggi terjadi pada cabai rawit merah yang bertengger di harga Rp75.000 per kilogram, dari harga normal Rp35.000 per kilogram.

"Yang masih murah itu daging beku masih Rp120 ribu per kilogram tapi kalau daging segar masih tinggi mencapai Rp140 ribu sampai Rp150 ribu per kilogram. Kedelai juga sama naik Rp14 ribu per kilogram biasanya Rp11 ribu per kilogram," tutur Iskandar.

BANTEN
1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

Minggu, 26 April 2026 | 19:06

Gubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill