Connect With Us

Ahmad Gozali Klarifikasi Sidang Sengketa Lahan Salembaran Jaya Tangerang yang Digelar di Kawasan PIK 2

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Mei 2022 | 23:57

Ilustrasi Sertifikat Tanah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ahmad Gozali mengklarifikasi pemberitaan sidang sengketa lahan di Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dengan Tonny Permana yang digelar majelis hakim di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, untuk melihat secara langsung bentuk fisik lahan tersebut, pada Jumat 13 Mei 2022.

Ahmad Gozali melalui kuasa hukumnya, Stephanus Randy Gunawan menjelaskan bahwa seluruh keterangan yang disampaikan oleh pihak Tonny Permana selaku tergugat, serta isi dari pemberitaan yang dimuat TangerangNews tersebut sama sekali tidak benar.

Dijelaskannya, dalam proses pemeriksaan perkara nomor 438/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Utr yang dilakukan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, pihaknya telah menunjukkan batas berdasarkan kepemilikan girik seluas 11.350 m2 dengan sangat jelas dan terperinci.

Pihaknya pun dapat menunjukan patok yang dimiliki oleh Ahmad Ghozali sesuai dengan peta gambar yang telah diberikan kepada majelis hakim PN Tangerang.

“Sebaliknya, pihak Tonny Permana kebingungan di lokasi dan tidak dapat menunjukkan batas-batas dan patok, dengan alasan terdapat perubahan fisik atas tanah, yang memang Tonny Permana tidak miliki dan kuasai,” jelasnya melalui surat klarifikasi, Minggu 15 Mei 2022.

Stephanus juga menegaskan, baik pihak Ahmad Ghozali maupun majelis hakim tidak ada yang melakukan adu argumen dengan petugas keamanan di kawasan PIK 2. Pasalnya, petugas keamanan telah menjalankan aturan dengan benar.

Sangat wajar apabila petugas keamanan memeriksa seluruh tamu, karena rombongan persidangan akan melewati jalur kawasan PIK 2.

“Seluruh pihak yang berkepentingan dalam perkara sudah jelas diizinkan masuk sebagaimana surat izin secara tertulis yang telah diberikan oleh pihak pengelola PIK 2,” katanya.

Stephanus menambahkan, sebagaimana yang sudah dijelaskan juga dalam sidang pemeriksaan setempat, lokasi yang menjadi objek sengketa masih kosong dan tidak ada pembangunan apapun di atas tanah tersebut.

Hanya saja pihak Ahamd Ghozali telah mengajukan izin kepada pengelola PIK 2, untuk menggunakan jalur kawasan tersebut agar rombongan sidang dapat menggunakan tol. Alasannya untuk menghindari macet semata.

“Hal ini yang tidak dipahami oleh pihak Tonny Permana dan dibuat seakan-akan tanah sengketa telah dialihkan kepada pengelola PIK 2, padahal ini sangat tidak benar dan menyesatkan,” uajrnya.

Stephanus mengampaikan perkara gugatan kepemilikan tanah seluas sekitar 20.000 m2 yang diklaim juga oleh Tonny Permana dalam perkara nomor 785/Pdt,G/2021/PN.TNG, telah diputus majelis hakim PN Tangerang, pada Selasa 10 Mei 2022.

Perkara tersebut dimenangkan oleh Ahmad Ghozali dan ia diputuskan sebagai pemilik yang sebenarnya dari tanah tersebut.

“Sebaliknya, Tonny Permana dinyatakan tidak memiliki hak dan kepentingan (Legal Standing) untuk mengajukan gugatan atas tanah seluas 2 hektare itu,” ujarnya.

Hal ini membuktikan seluruh keterangan dari pihak Tonny Permana selama ini hanya merupakan penyataan yang didramatisir. Seakan-akan ia merupakan korban dalam permasalahan kepemilikan tanah ini.

“Padahal sangat jelas terbukti dasar kepemilikan tanah Tonny Permana tidak sah dan tidak benar, sudah sewajarnya dibatalkan oleh pengadilan,” tukasnya.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill