Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS..com-Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang memprediksi akan ada sebanyak 30.000 pendatang baru yang datang ke wilayah tersebut pasca Lebaran 2022.
Kedatangan mereka diketahui dari permohonan pembuatan e-KTP baru di Kantor Disdukcapil. "Untuk peningkatan jelas ada untuk pembuatan dokumen pendudukan," ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Cikiwi R Inton, seperti dilansir dari Warta Kota, Kamis 19 Mei 2022.
Adapun jumlah pendatang baru tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2019 itu penduduk yang datang ke Kabupaten Tangerang mencapai 25.000 sampai 35.000. Lalu, pada 2020 dimana terjadi pandemi Covid-19 jumlahnya agak sedikit berkurang hanya sekitar 27.000.
"Nah, 2021 menurun lagi 25.000 karena Covid ada pembatasan," ungkap Inton.
Pada tahun ini, pihaknya memprediksi kedatangan warga baru ke Kabupaten Tangerang akan lebih meningkat lagi melebihi 30.000.
Kepala Seksi Identitas Disdukcapil Kabupaten Tangerang Nuryadi, mengatakan para pendatang baru itu kebanyakan didominasi para pekerja yang datang dari wilayah luar Kabupaten Tangerang.
Saat ini, data pendatang baru yang tercatat baru didapat dari dua wilayah, yakni Kecamatan Rajeg dan Kecamatan Pasar Kemis. Kebanyakan mereka datang untuk menari pekerjaan.
"Paling banyak itu daerah Rajeg dan Pasar Kemis. Mereka di sini hanya kerja, atau mungkin pendidikan jadi mereka belum mengurus. Tapi kebanyakan mereka kerja," katanya.
Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Tangerang Hedi Mochamad Hertadi mengatakan rekor pencetakan e-KTP baru itu terjadi pasca Hari Raya Idul Fitri 2022.
"Yang jelas saja kemarin Rabu (18 Mei 2022) sehari dari warga yang bersangkutan membuat dokumen kependudukan khususnya KTP itu 1.000 lebih se-Kabupaten Tangerang," ucapnya.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pendataan pada area perlintasan KRL yang tidak mempunyai palang pintu di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews