Connect With Us

Ngeri, Pabrik Pipa Paralon di Samping SPBU Kosambi Tangerang Terbakar Hebat

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 15 Juli 2022 | 17:10

Kebakaran pabrik pipa paralon di Kosambi, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat terjadi di pabrik pipa paralon, yang berlokasi di Jalan Raya Perancis, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Jumat 15 Juli 2022, siang.

Berdasarkan informasi, pukul 15.45 WIB, api masih terus membara. Pabrik yang terbakar tersebut dindingnya menempel dengan SPBU.

"Malah itu temboknya berbatasan dengan pom bensin," kata Danpos Kosambi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Oni Syahroni.

Hal itu membuat petugas dari BPBD Kabupaten Tangerang was-was jika api menyambar pom bensin. 

"Satu meter juga kurang ini, karena berbatasan temboknya antara tembok pabrik dengan pom bensin," tambahnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk menyetop aliran bensin. 

"Memang pom bensin ini sudah tutup, tapi memang masih ada sisa-sisa di tangki, di bawahnya. Kami masih lokalisir terus untuk disemprot agar tidak ada perambatan di pom bensin," ungkap Oni. 

Kebakaran hebat ini juga menyebabkan kepulan asap yang membubung tinggi, hingga terlihat dari Kota Tangerang.

"Kami menerima laporan pada pukul 13.30 WIB dan kami langsung meluncur ke TKP, api sudah membesar. Yang terbakar ini produksi pipa paralon PT Bapindo Abadi Pratama," jelasnya.

Hingga saat ini, jajaran petugas Damkar masih berjibaku melawan si jago merah di bagian luar pabrik yang berdekatan dengan gerbang.

"Untuk saat ini ada lima Damkar dikerahkan berarti sekirar 25 personel yang turun. Insha Allah air tidak ada kesulitan karena depannya persis ini Kali Perancis," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36

Nasabah yang menunggak cicilan pinjaman berisiko berhadapan dengan penagih utang atau debt collector. Profesi ini kerap mendapat citra negatif, terutama jika praktik penagihannya dilakukan secara intimidatif atau melanggar aturan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill