Connect With Us

Kebakaran Pasar Ciputat Tangsel, Daging dan Sayuran Hangus Tidak Sempat Diamankan

Rahmat Hidayat | Rabu, 11 Mei 2022 | 20:16

Kondisi Pasar Ciputat, Kota Tangsel, usai dilanda kebakaran, Rabu 11 Mei 2022. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran Pasar Ciputat, Kota Tangsel yang terjadi sejak Rabu 11 Mei 2022, sore tadi, telah padam. Sampai pukul 19.00 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan secara total.

Vivi, 40, salah satu pemilik kios di lokasi kebakaran menyampaikan, 150 kios yang ludes terbakar itu terdiri dari lima blok, yakni kios blok sayuran, blok ayam, blok daging, blok gilingan bakso dan blok gilingan siomai.

''Untungnya para pedagang dibantu oleh warga cepat memutuskan sambungan atap biar api tidak merambat, tetapi lima blok itu rata,'' ucapnya.

Terlihat bahan-bahan makanan dari kios berserakan dengan kondisi hangus. Api yang membesar begitu cepat membuat banyak barang-barang dagangan tidak sempat terselamatkan.

Nasrullah, 38, salah seorang warga sekitar mengatakan, bahan bangunan kios tersebut rata-rata terbuat dari kayu. Itu merupakan bangunan yang terbilang cukup lama dan kondisinya rapuh, sehingga menyebabkan api cepat merambat dalam sekejap.

''Kios-kios itu kebakarnya cepat karena materialnya terbuat dari kayu," katanya.

Api meratakan kios-kios tersebut hanya dalam waktu setengah jam. Kebakaran tersebut, diduga berasal dari korsleting listrik. Hingga saat ini belum diketahui jumlah kerugian akibat kebakaran itu.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill