Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata tidak hanya menghanguskan lapak pedagang, tapi juga sejumlah rumah warga termasuk milik ahli waris tanah pasar tersebut.
Azhar 45, salah satu ahli waris lahan Pasar Ciputat mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak keamanan pasar.
Pasalnya, sekitar 17 rumah dan kontrakan milik warga hangus dilalap si jago merah hanya dalam hitungan menit. Kini kondisinya hanya menyisakan puing-puing bangunan.
Ia dan warga mengaku kecewa terhadap keamanan pasar yang dianggap tidak ada fungsinya.
''Ada keamanan pasar tapi di saat kebakaran dari awal kejadian tidak ada yang tampak, seperti tidak berguana,'' tutur Azhar, Jumat 13 Mei 2022.
Padahal setiap hari para pedagang di pasar menyetorkan biaya keamanan, kebersihan dan listrik sebesar Rp15 ribu.
Azhar menerangkan titik percikan api tersebut berasal dari lapak di sudut pasar yang berdekatan dengan tempat pihak keamanan pasar berkumpul.
Seharusnya kebakaran itu bisa dicegah, jika mereka memang benar-benar melakukan tugasnya dengan baik.
''Keamanan cuma nikmatin uang pedagang saja, tapi kerjanya nihil,'' jelasnya dengan nada kesal.
Dirinya dengan warga lain yang rumahnya terbakar habis kini tinggal sementara di musala dan GOR di sekitar lokasi kejadian.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGSatuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.
Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews