Connect With Us

Wanita Muda Tewas Terbakar di Rumah Kosambi Tangerang, Ini Kesaksian Ayahnya

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:37

Polisi menunjukkan TKP kebakaran rumah yang menewaskan wanita berinisial IS, 21, di Kampung Jati Mulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis 11 Agustus 2022, dini hari. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wanita muda berinisial IS, 21, tewas setelah terjebak dalam kebakaran di rumahnya, Kampung Jati Mulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis 11 Agustus 2022, dini hari.

Sang ayah pun menyampaikan kesaksiannya. "Awalnya semua dalam kondisi tidur. Tiba-tiba api sudah besar," kata Surya, ayah korban.

Saat itu, di dalam rumah ada empat orang termasuk Surya. Mereka dalam kondisi tertidur ketika api yang bersumber dari lantai dua rumah muncul. 

Surya bersama istri dan satu anaknya tidur di lantai dasar. Sedangkan anaknya yang meninggal tidur di lantai dua.

Ia menyebut, anaknya yang meninggal merupakan yang paling pertama mengetahui adanya insiden kebakaran di rumah.

Bahkan korban sempat berteriak meminta tolong. "Sempat minta tolong (berteriak) 'bapak api, bapak api'," ungkap Surya.

Surya mengungkapkan, ketika itu dirinya panik. Kemudian, berupaya menyelamatkan diri bersama istri dan anaknya dari lantai dasar.

Begitu ingin menyelamatkan IS, Surya mengaku tidak sempat menolong karena kondisi api sudah semakin membesar. Kemudian, Surya pun pasrah.

Hingga akhirnya, IS meninggal akibat terbakar. "Anak yang kebakar ini teriak dikirain bisa turun sendiri. Jadi, saya tidak sanggup. Terus pasrah," tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, api yang menyebar dengan cepat menyebabkan korban IS tidak sempat untuk menyelamatkan diri.

"Diduga meninggal karena korban terjebak kobaran api di lantai dua," ujar Zain.

Adapun penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik-berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara.

"Api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di bengkel bagian depan rumah," katanya.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Sabtu, 19 September 2026 | 21:48

Kekeringan selama lima bulan terakhir memaksa warga bantaran Sungai Cimanceuri, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill