Connect With Us

Oci Beraksi Siang Bolong Gasak Laptop Sekolah Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 2 September 2022 | 09:12

Pria berinisial KS alias Oci, 52, kasus pencurian laptop di sekolah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pria berinisial KS alias Oci, 52, harus berurusan dengan Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang usai melakukan aksi pencurian dua unit laptop.

Warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tersebut melancarkan aksi kejahatannya di sekolah dasar kawasan Tigaraksa pada Selasa, 30 Agustus 2022 siang bolong.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, pelaku Oci memanfaatkan kondisi ruang guru yang sepi karena ditinggal rapat.

"Kondisi itu dimanfaatkan tersangka KS alias Oci untuk masuk dan menggasak dua unit laptop," katanya, Jumat, 2 September 2022.

Aksi Oci mencuri laptop menimbulkan suara gaduh. Salah seorang guru pun berinisiatif mengecek ruang guru. Tersangka pun ketahuan. Oci panik langsung berusaha melarikan diri.

Namun, Oci diteriaki. Oci pun akhirnya diamankan di gerbang sekolah. Ia tak berkutik di hadapan para pedagang dan wali murid.

"Petugas kami yang sedang patroli melintas, kemudian langsung mengamankan tersangka karena khawatir diamuk massa," jelas Kapolres.

Kini, Oci mendekam di sel tahanan. Oci terancam hukuman paling lama lima tahun penjara karena dijerat Pasal 362 KUHP.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill