Connect With Us

Ini Asal Usul Nama Tigaraksa Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 2 September 2022 | 16:53

Kantor Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Tigaraksa merupakan kecamatan yang menjadi lokasi Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang. Banyak yang mengira kawasan tersebut adalah tempat tiga raksasa tinggal hingga disebut dengan nama Tigaraksa.

Namun tidak ada catatan tentang siapa yang pertama kali memberi nama daerah itu, lantaran banyak versi berbeda berkembang di masyarakat.

Dari penelusuran TangerangNews, sejarah asal-muasal nama Tigaraksa merupakan sebuah penghormatan Sultan Ageng Tirtayasa dari Kesultanan Banten kepada tiga tumenggung yang menjadi tiga pimpinan ketika itu. Mereka adalah Tumenggung Aria Yudhanegara, Aria Wangsakara, dan Aria Jaya Santika.

"Nama Aria itu bahkan dijadikan nama sebuah jalan yang menghubungkan antara Balaraja (tempat para raja) dengan Tigaraksa, yaitu Jalan Raya Aria Jaya Santika dan Jalan Aria Wangsakara," ucap Enjat warga asli Tigaraksa, Jumat, 2 September 2022.

Tiga Aria itu diutus untuk membuat perkampungan pertahanan di wilayah yang berbatasan dengan Batavia. Mereka mem­bangun basis pertahanan dan pemerintahan di wilayah yang kini dikenal sebagai kawasan Tigaraksa. 

Kini, Tigaraksa adalah sebuah kecamatan yang menjadi ibu kota Kabupaten Tangerang. Tigaraksa membawahi 12 desa dan dua kelurahan.

Di antaranya Desa Pasir Bolang, Desa Cisereh, Desa Pasir Nangka, Desa Pematang, Desa Pete, Desa Tegalsari, Desa Mata Gara, Kelurahan Kadu Agung, Desa Marga Sari, Desa Sodong, Desa Tapos, Desa Bantar Panjang, Desa Cileles dan Kelurahan Tigaraksa.

Dilihat secara geografis, Kecamatan Tigaraksa memiliki luas wilayah 5.279 Hektare. Terletak pada antara 6015’39.20” Lintang Selatan dan 106027’58.27” Bujur Timur, daerah dataran rendah dengan ketinggian 44 m dpl.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill