Cegah Kekerasan Anak, DP3AP2KB Kota Tangerang Dorong Daycare Ikut Program Tamasya
Rabu, 29 April 2026 | 19:33
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polsek Balaraja masih mendalami kasus penembakan debt collector atau mata elang di Kawasan Olek, Kampung Nagrek, RT04/01, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 16 September 2022 lalu.
Kapolsek Balaraja Kompol Yudha Hermawan mengaku hingga saat ini pihaknya masih kesulitan untuk mengungkap identitas pelaku penembakan lantaran minim saksi dan bukti.
“Saat ini masih proses penyelidikan, identitas pelaku belum terungkap karena pada saat beraksi pelaku menggunakan masker dan helm. Selain itu juga, tidak ada kamera pengawas (CCTV) di daerah tersebut,” katanya kepada TangerangNews, Selasa 20 September 2022.
Selain itu, tidak ada satu pun warga di tempat kejadian perkara (TKP) yang melihat langsung peristiwa penembakan pada siang hari tersebut. Sementara dari hasil pengecekan, nomor kendaraan yang digunakan pelaku ternyata tidak terdaftar.
“Nomor polisinya juga sudah kita cek dan tidak teridentifikasi, diduga motor tersebut menggunakan plat palsu atau motor hasil tindak kejahatan,” ujar Yudha.
Baca Juga:
Hendak Sita Motor Nunggak, Mata Elang Ditembak di Balaraja Tangerang
Diketahui sebelumnya, MY, 32, ditembak saat hendak menyita motor yang diduga nunggak. Awalnya dia bersama tiga rekannya sempat membuntuti motor tersebut dari Cangkudu, menuju kawasan industri Balaraja.
Sesampainya di Jalan Kawasan Olek, Balaraja, korban yang sempat memberhentikan motor nunggak itu tiba-tiba ditembak pelaku yang dibonceng. Tembakan itu mengenai dagu dan pundak kirinya. Pelaku dan rekannya pun langsung pergi.
Beruntung tembakan itu tidak mengenai organ vital sehingga korban masih bisa diselamatkan dengan dibawa ke rumah sakit terdekat.
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
Pemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews