Connect With Us

Mata Elang Kejar Motor Nunggak Sampai Ditembak di Balaraja Tangerang, Ternyata Plat Nomornya Palsu

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 20 September 2022 | 14:25

Ilustrasi penembakan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polsek Balaraja masih mendalami kasus penembakan debt collector atau mata elang di Kawasan Olek, Kampung Nagrek, RT04/01, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 16 September 2022 lalu.

Kapolsek Balaraja Kompol Yudha Hermawan mengaku hingga saat ini pihaknya masih kesulitan untuk mengungkap identitas pelaku penembakan lantaran minim saksi dan bukti.

“Saat ini masih proses penyelidikan, identitas pelaku belum terungkap karena pada saat beraksi pelaku menggunakan masker dan helm. Selain itu juga, tidak ada kamera pengawas (CCTV) di daerah tersebut,” katanya kepada TangerangNews, Selasa 20 September 2022.

Selain itu, tidak ada satu pun warga di tempat kejadian perkara (TKP) yang melihat langsung peristiwa penembakan pada siang hari tersebut. Sementara dari hasil pengecekan, nomor kendaraan yang digunakan pelaku ternyata tidak terdaftar.

“Nomor polisinya juga sudah kita cek dan tidak teridentifikasi, diduga motor tersebut menggunakan plat palsu atau motor hasil tindak kejahatan,” ujar Yudha.

Baca Juga:

Hendak Sita Motor Nunggak, Mata Elang Ditembak di Balaraja Tangerang

Diketahui sebelumnya, MY, 32, ditembak saat hendak menyita motor yang diduga nunggak. Awalnya dia bersama tiga rekannya sempat membuntuti motor tersebut dari Cangkudu, menuju kawasan industri Balaraja.

Sesampainya di Jalan Kawasan Olek, Balaraja, korban yang sempat memberhentikan motor nunggak itu tiba-tiba ditembak pelaku yang dibonceng. Tembakan itu mengenai dagu dan pundak kirinya. Pelaku dan rekannya pun langsung pergi. 

Beruntung tembakan itu tidak mengenai organ vital sehingga korban masih bisa diselamatkan dengan dibawa ke rumah sakit terdekat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

KAB. TANGERANG
Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09

Warga Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, berinisiatif membangun sendiri posko sebagai dapur umum dan tempat pengungsian secara swadaya akibat banjir yang terjadi pada Rabu 14 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill