Connect With Us

Ratusan Pendaki se-Tangerang Raya Bersih-bersih Sampah di Gunung Gede Pangrango

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 18 Oktober 2022 | 12:20

Ratusan pendaki yang tergabung dalam Forum Penggiat Alam (FPA) Tangerang Raya bersih-bersih Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cianjur, Jawa Barat. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan pendaki yang tergabung dalam Forum Penggiat Alam (FPA) Tangerang Raya, mengkampanyekan jaga alam dengan bersih-bersih sampah di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cianjur, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana Zafran mengatakan, kegiatan kampanye ini merupakan kedua kalinya yang diadakan oleh Forum Penggiat Alam (FPA) Tangerang Raya, pada 15-16 Oktober 2022. Selain mendiskusikan isu lingkungan, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi dengan 175 peserta yang ikut.

"Acara ini juga dibuat untuk ajang silaturahmi antar komunitas se-Tangerang Raya, sekaligus juga kita menjaga alam dengan tidak membuang sampah sembarangan," katanya kepada TangerangNews.com, Selasa 18 Oktober 2022.

Menurutnya, patut menjadi perhatian khalayak banyak khususnya di kalangan para pendaki gunung, untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Sebab, mendaki sebuah gunung bukanlah untuk sekadar ajang hasrat wisata saja, melainkan harus sadar untuk menjaga alam.

"FPA Tangerang Raya ini mencoba untuk memberikan pemahaman bagi teman-teman komunitas para pendaki gunung ini agar bisa saling menjaga alam," ujarnya.

Zafran menyebut, saat ini isu lingkungan masih jadi permasalahan. Bahkan beberapa gunung di Indonesia saat ini menjadi perhatian, karena banyaknya sampah yang ditinggalkan oleh pendaki.

Sebab itu dirinya berharap agar para pendaki sadar bahwa dampak kerusakan alam akan merusak kehidupan flora maupun fauna yang ada di alam.

"Bukan saja terganggu, kalau kita saja mendaki gunung masih kurang sadar akan kerusakan alam. Kami sangat menyayangkan dengan adanya pendaki yang kurang bijak terhadap sampah-sampah yang mereka hasilkan, dibuang begitu saja di atas gunung," ucapnya.

Sementara itu, dalam acara tersebut semua kelompok komunitas diwajibkan untuk membawa dan mengumpulkan sampah yang ada di gunung.

"Kita lakukan gladi bersih atau bersih-bersih gunung. Kita wajibkan para peserta dari semua komunitas untuk membersihkan sampah yang ada," tambah Zafran.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill