Connect With Us

Pasca Sampah Berserakan di Festival Al-Azhom Tangerang, 30 Tim Sigap Kebersihan Diterjunkan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:42

Petugas kebersihan diterjunkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang di kawasan Festival Al-Azhom ke IX. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang menurunkan 30 petugas kebersihan, untuk menjaga kenyamanan para pengunjung sepanjang beraktivitas di Festival Al-Azhom ke IX.

Hal ini dilakukan menyusul banyaknya sampah pengunjung yang berserakan di lokasi festival lantaran ditinggalkan begitu saja. Puluhan petugas itu terdiri dari penyapu, bentor dan bison yang tugasnya dibagi tiga shift pada pagi, siang dan malam.

"Diupayakan, kebersihan tetap terjaga sepanjang Festival Al-Azhom berlangsung, baik pagi hingga malam,” ungkap Yudi Prada, Kabid Kebersihan DLH Kota Tangerang, Selasa 4 Oktober 2022.

Ia pun menjelaskan, fasilitas kebersihan lainnya juga disediakan DLH seperti sederet tong sampah di titik-titik tertentu. Di lokasi yang tidak menganggu aktivitas jual beli antara anggota bazzar dengan para pembeli atau pengunjung.

Tim Sigap cukup banyak diturunkan pada shift malam, karena memang pengunjung selalu padat pada malam hari. Di mana sebelumnya aktivitas Taman Elektrik berlangsung setiap malam dan dua minggu terakhir ini, ditambah kemeriahan Festival Al-Azhom.

"Ribuan pengunjung setiap malam selalu berdatangan, potensi sampah cukup tinggi pada waktu malam,” papar Yudi. 

Ia pun berharap, Tim Sigap yang diturunkan khusus pada Festival Al-Azhom ini, juga dapat dibantu dengan kesadaran masyarakat atau pengunjung, untuk sama-sama menjaga kebersihan bersama. Seperti membuang sampah di tempat-tempat yang telah disediakan petugas. 

“Mungkin Festival Al Azhom sebentar lagi akan berakhir. Tapi aktivitas Taman Elektrik pada malam hari akan tetap seperti biasanya. Jadi harus membuang sampah pada tempatnya, membantu pekerjaan para petugas. Semoga keberadaan Tim Sigap dapat membantu dan memberi kenyamanan pada para pengunjung,” harap Yudi.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill