Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia
Kamis, 26 Maret 2026 | 22:35
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pameran Kaligrafi Nasional di Festival Al Azhom ke IX mempunyai daya tarik tersendiri. Melibatkan belasan seniman kaligrafi dari berbagai daerah, Pemkot Tangerang berupaya menghadirkan pendekatan syiar Islam melalui seni, khususnya seni kaligrafi.
Pameran ini masih akan berlangsung hingga 5 Oktober mendatang. Sederet kaligrafi dengan berbagai teknik dijajaki dengan harga yang variatif. Mulai dari Rp50 ribu hingga jutaan rupiah. Sedangkan jenis kaligrafi mulai dari rajutan benang emas, lukisan hingga palet juga tersedia.
Pameran ini dinilai pengunjung, menjadi pembangkit nilai-nilai ke-Islaman lewat keindahan karya manusia. Hal tersebut, diungkapkan H Basith warga Batu Ceper yang berkunjung ke Pameran Kaligrafi usai menunaikam Salat Jumat.
"Ternyata kaligrafi itu banyak motifnya, banyak ragamnya, bahkan sampai ada yang menarik perhatian saya, yaitu jam digital kaligrafi, yang akhirnya saya beli untuk di rumah," kata H Basith.

Ia pun berharap, Pameran Kaligrafi tidak hanya dihadirkan saat Festival Al Azhom aja, namun di festival-festival lainnya. Pasalnya, syiar Islam terus dibutuhkan di tengah gempuran dunia saat ini.
"Ya, lewat seni kaligrafi, lewat syiar Islam dengan seni-seni ini insyaallah dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT lagi," papar H Basith.
Hal senada juga disampaikan, Rapih Feridansyah pengunjung asal Serang. Ia menyatakan, Pameran Kaligrafi cukup berhasil menggugah hatinya terhadap nilai Islam, menambah kecintaannya dan pengetahuannya terhadap simbol-simbol Keislaman.
"Yang paling saya suka yaitu ornamen Kabah, sambil berdoa saya bisa berangkat lagi kesana, bisa ke tanah suci. Ini acara yang cukup luar biasa semoga bisa diteruskan dan ditingkatkan," kata Rapih.
Sementara itu, M Sofyan, seniman kaligrafi Dunia Bingkai Fiber Tangerang yang karyanya ikut ditampilkan di Pameran Kaligrafi, mengaku antusias. Menurutnya respon pengunjung terhadap kaligrafi cukup luar biasa. Waktu ramai dimulai pasca Ashar hingga malam hari.
"Ini luar biasa, Alhamdulillah sekali, selain bisa menyiarkan nilai-nilai Islam lewat karya seni kami para seniman kaligrafi, di hari ketujuh hari Festival Al-Azhom ke IX omset yang kami dapat sudah lebih dari Rp20 juta," ungkapnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 30 Maret 2026.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Pemerintah menetapkan peringatan Jumat Agung dan Paskah sebagai libur nasional pada April 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026,
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews